SHARE

Kuasa hukum menekan kejaksaan segara buka blokir tiga rekening atas nama La Nyalla Matalitti. Mulai sejak diputuskan jadi tersangka Maret th. lantas, rekening La Nyalla diblokir.

Tetapi sesudah kasasi jaksa oleh Mahkamah Agung (MA) dalam masalah sangkaan korupsi dana hibah Kadin Jawa timur yang mengatakan La Nyalla jadi tersangka tidak diterima, tim kuasa hukum juga memohon tiga rekening La Nyalla yang diblokir di buka.

” Tiga rekening itu BCA, Mandiri, serta Citybank. Ketiganya atas nama La Nyalla Matalitti, ” tutur kuasa hukum La Nyalla, Soemarso, Jumat (21/7/2017).

Soemarso juga mengharapkan, nama baik clientnya dibikin bersih. Karna mulai sejak dikatakan sebagai tersangka, clientnya jadi kajian umum dengan citra yang negatif.

” Saat ini kan dapat dibuktikan, kalau client kami tidak korupsi, ” terangnya.

Mahkamah Agung (MA) terlebih dulu menampik kasasi jaksa Kejari Surabaya atas bebasnya La Nyalla Mahmud Matalitti dalam masalah korupsi dana hibah Kadin Jawa timur. Putusan MA itu termuat dalam info perkara di situs situs MA yang diupload Rabu (19/7/2017) malam.

Di situs itu diterangkan, perkara bernomor 765 K/PID. SUS/2017 itu diputus tiga Hakim Agung, Prof. Dr. Mohamad Asyikin, SH, Dr. Leopold Luhut Hutagalung, SH serta Prof. Dr. Surya Jaya, SH, M. Hum.

Dengan ditolaknya permintaan kasasi jaksa, kata Soemarso, jadi perkara korupsi dana hibah Kadin yang dituduhkan pada clientnya sudah usai. ” Client kami dengan hukum tidak dapat dibuktikan tidak mematuhi hukum seperti dakwaan jaksa, ” tegasnya.

Atas perkara itu, terlebih dulu Majelis Hakim PN Jakarta Pusat memutus La Nyalla bebas pada 27 Desember 2016. Sepanjang sistem hukum, bekas Ketua Umum PSSI itu sempat juga dipenjara sepanjang 7 bln..