SHARE

Kabupaten Cirebon – Sesudah lebih kurang dua bln. buron, Polsek Arjawinangun berhasil membekuk aktor penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa Very Dwi Anwar (16). Remaja di Cirebon itu tewas selesai dikeroyok serta didorong aktor dari atas jembatan setinggi 2, 5 mtr.. Polisi menembak kaki satu diantara aktor, Ald Dayat (22), karena berupaya melawan waktu sistem penangkapan.

” Aktor yang DPO berhasil kita tangkap tempo hari Sabtu 8 Juli jam 10. 00 WIB, ” kata Kapolsek Arjawinangun AKP Didi Suwardi lewat pesan singkat yang di terima, Senin (10/7/2017).

Penangkapan itu berawal dari info kehadiran Ald tengah menghadiri pemakaman rekannya di Desa Slangit, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Anggota yang di pimpin segera Kanitreskrim Iptu Afandi segera bergerak menuju tempat.

Waktu akan disergap polisi, Ald berontak serta melarikan diri. Polisi pernah melepas 3x tembakan peringatan ke udara, tetapi Ald tetaplah berusaha melawan.

” Pada akhirnya anggota bertindak tegas terarah dengan menembak kaki kiri aktor, ” tuturnya.

Ald yang terpuruk segera dibawa ke RSUD Arjawinangun untuk memperoleh perawatan medis. Setelah itu aktor yang telah mulai sembuh segera dibawa ke Mapolsek untuk melakukan kontrol kelanjutan serta dijebloskan ke penjara.

Karena tindakannya Ald dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban tewas dengan ancaman hukuman diatas tujuh th. penjara.

” Untuk aktor beda masih tetap kita kembangkan. Disangka aktor lebih dari satu orang, ” katanya.

Very tewas sesudah dikeroyok dua aktor di Desa Jungjang Wetan, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Terkecuali dikeroyok aktor juga mendorong korban dari atas jembatan.

Baca Juga  Djarum Bidik Calon Juara Bulutangkis dari Cirebon dan Solo