SHARE

Batu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu menahanan satu diantara petinggi di lingkungan Pemkot Batu, atas sangkaan mark up sewa bilboard di lokasi Bandara Juanda dan Denpasar. SA ditahan selesai melakukan kontrol di Kejari Kota Batu, Kamis (20/7/2017).

Sekarang ini, SA menjabat jadi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro serta Perdagangan Kota Batu, dari mulanya menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu.

Sewa bilboard sisi dari promosi Kota Wisata Batu berlangsung waktu SA menjabat jadi Kepala Sisi Humas Pemkot Batu 2015 yang lalu. Jaksa penyidik temukan ada mark up biaya sebesar Rp 200 juta.

” Benar, ada satu petinggi kita tahan, karna sangkaan perbuatan melawan hukum, dalam aktivitas sewa bilboard 2015 yang lalu yang tidak cocok spesifikasi serta adendum, ” tutur Kejari Kota Batu Nur Chusniah menjawab waktu dihubungi, Jumat (21/7/2017) pagi.

Disibakkan dia, keterlibatan SA dalam masalah itu karna jadi Petinggi Pembuat Prinsip (PPK) saata lelang sewa bilboard di Denpasar, Provinsi Bali, dengan nilai biaya sebesar Rp 775 juta. SA tanpa ada membuat kontrak kerja maupun survey, mengubahkan tempat bilboard dari Denpasar ke Juanda.

” Tersangka disangka sudah lakukan mark up memastikan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) serta mengalihkan tempat sewa bilboard yang tidak cocok dengan kontrak kerja. Sampai mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 200 juta, ” jelas Chusniah.

SA dijerat UU Tindak Pidana Korupsi serta segera digelandang ke Lapas Kelas I Lowokwaru, Kota Malang, untuk melakukan penahanan sepanjang sistem penyidikan.

Dari pencarian, di th. 2015 kemarin. Pemkot Batu lewat Sisi Humas tawarkan lelang sewa bilboard, untuk tempat Juanda dengan biaya sejumlah Rp 1, 5 miliar dan sewa bilboard dengan tempat Denpasar sebesar Rp 775 juta.

Lihat System Service Pengadaan Dengan Elektronik (LPSE) Pemkot Batu APBD 2015, lelang sewa bilboard untuk tempat Denpasar dimenangkan oleh CV Wikra Kallea beralamatkan di Wisma Kencana Indah A-14, Buduran, Sidoarjo.

CV Wikra menang lelang dengan penawaran Rp 708 juta dari nilai biaya sebesar Rp 750 juta. Terkecuali, CV Wikra, ada 10 peserta beda ikuti lelang. Komanditer CV Wikra Kallea berinisial KY, telah lebih dahulu dijebloskan ke Rutan Medaeng, Senin (17/7/2017).

Sesaat lelang sewa bilboard dengan tempat Juanda dimenangkan oleh CV. Trisula Sakti beralamatkan di Villa Bukit Emas, Kota Surabaya.