SHARE
Agus Rahardjo, mengakui belum menutup kasus BLBI dan Bank Century.

Sidang ke-9 kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) Kemendagri digelar kembali Kamis (13/4) besok di PN Tipikor Jakarta. Hingga Rabu (12/4) siang ini baik KPK mau pun majelis hakim PN Tipikor belum mengumumkan nama-nama yang akan dihadirkan sebagai saksi.

Karena masih mendalami aspek pengadaan, sangat mungkin saksi-saksi yang dihadirkan adalah yang berkaitan dengan masalah pengadaan dari proyek tersebut, misalnya dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) Kemendagri.

kokok

Dari keterangan Agus Rahardjo, Ketua KPK, banyak yang dibidik dari kasus e-KTP Kemendagri ini. KPK tidak akan berhenti pada penetapan empat tersangka saja, yakni Irman, Sugiharto, Andi Agustinus atau Andi Narogong, dan Miryam S Haryani.

Sehubungan dengan sosok-sosok yang akan dibidik itu, Agus Rahardjo mengatakan bahwa penyidik KPK telah mengusulkan adanya beberapa tersangka baru. “Pasti ada, cuma kita tunggu waktunya yang pas,” ujar Agus.

Menariknya, Ketua KPK ini hanya tertawa ketika disinggung kembali kemungkinan dirinya dihadirkan sebagai saksi, dalam kapasitasnya sebagai Ketua LKPP Kemendagri itu.

“Saya enggak ada hubungannya kok. Ngapain saya diperiksa. Hahaha,” Ketua KPK malah tertawa jemawa.

Dari informasi yang dihimpun Nasionalisme.net, pemeriksaan terhadap Agus Rahardjo sebagai Ketua KPK sebenarnya pernah diwacanakan. Namun, entah mengapa, belum dilaksanakan juga.

basaria
Basaria Panjaitan. Penyidik KPK , katanya, profesional dan independen

Pemeriksaan terhadap Agus Rahardjo pernah juga disampaikan oleh Basaria Panjaitan. Wakil Ketua KPK ini menyebut, penyidik KPK telah teruji independensinya. Oleh karena itu, apabila harus memeriksa ketuanya sendiri, penyidik KPK tentu akan melakukannya demi penegakan hukum.

“Pada prinsipnya kita dalam penyidikan tidak boleh melihat siapa pun. Kalau menurut penyidikan dibutuhkan keterangan yang bersangkutan mau tidak mau termasuk saya, kalau dibutuhkan,” kata Basaria, seperti dikatakannya pada Kamis, 27 Oktober 2016.

Baca Juga  Irman dan Sugiharto, Dua Terdakwa Kasus e-KTP yang Selalu Pojokkan Tokoh Tertentu
basi
Novel Baswedan. Belum sempat memeriksa Agus Rahardjo

Basaria menegaskan, dalam melakukan penyidikan, KPK tidak akan bersinggungan dengan kepentingan. Pun ketika penyidik KPK harus meminta keterangan dari ketuanya sendiri.

“Jadi tidak mengenal siapa pun. Apabila penyidikan memerlukan keterangan kita harus berpartisipasi dan mendukung penyidikan,” tegas Basaria.

Tentang munculnya nama Agus Rahardjo dalam pusaran kasus korupsi e-KTP muncul dari mulut mantan Mendagri Gamawan Fauzi. Seusai menjalani pemeriksaan beberapa waktu lalu, Gamawan mengaku telah meminta rekomendasi ke KPK dan diminta untuk didampingi LKPP yang saat itu diketuai oleh Agus Rahardjo.