SHARE

Pekanbaru – Dua bln. jadi buronan karna kabur dari Rutan Pekanbaru di Jalan Sialang Bungkuk, pelarian Gerry Amanda berhenti di tangan Tim Opsnal Polsek Mandau, Kabupaten Bengkalis. Dia di tangkap tengah pesta sabu dengan rekan pria gemulainya, perempuan manis, serta satu bandar narkotika type sabu.

” Gerry adalah satu diantara tahanan kabur dari rutan pada Mei 2017 lantas, ” kata Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Riau Kombes Guntur Aryo Tejo, Selasa, 11 Juli 2017.

Guntur menjelaskan, ditangkapnya Gerry bermula dari penyelidikan yang dikerjakan kepolisian pada bandar narkotika type sabu, Ilham Ghozali, di Kecamatan Mandau. Akhirnya didapat bukti awal kalau tersangka seringkali memperjualbelikan serpihan kristal haram itu.

Dalam penyelidikan, tersangka Ilham di ketahui tengah ada dirumah rekan perempuannya, Regina. Petugas segera menggerebek tempat pesta sabu, yang disana ada juga Gerry dengan rekan pria gemulainya Diva Oktavian.

” Saat di tangkap keempatnya disangka tengah pesta sabu, ” kata bekas Kapolres Pelalawan ini.

Penggeledahan yang dikerjakan, petugas temukan tujuh paket sabu siap edar yang disimpan dalam kotak rokok, satu timbangan digital, serta 100 buah plastik bening yang juga akan dipakai untuk membungkus sabu.

Karna tertangkap basah, tersangka Ilham mengakui barang haram kepunyaannya didapat dari pria bernama Ade yang sekarang ini masih tetap diselidiki petugas. Menurut Ilham, tersangka Gerry yang mengenalkannya ke Ade. Sesaat, Diva serta Regina yang berada di tempat waktu penangkapan dibawa juga ke Mapolsek untuk pengusutan selanjutnya.

Dalam kontrol itu tersingkap jati diri Gerry yang disebut buronan Rutan Pekanbaru. Lari dari penjara membuat dianya tidak kapok mengedarkan narkotika serta mengulangi tindakannya sekali lagi sepanjang jadi buronan.

” Gerry ini disangka ikut serta dalam jaringan peredaran narkotika di Kecamatan Mandau, ” kata Guntur.

Atas penangkapan Gerry, kepolisian setelah itu bekerjasama dengan pihak rutan untuk perlakuan selanjutnya. Kurun waktu dekat, Gerry juga akan diserahkan ke rutan untuk melakukan sisa hukumannya.

” Serta atas tindak pidana baru ini tetaplah dikerjakan penyidikan oleh kepolisian, ” ucap Guntur.