SHARE

Cilacap – Nelayan Ateng sebagai korban perahu terbalik karna terhempas ombak laut tinggi di Cilacap, pada akhirnya diketemukan dalam keadaan wafat dunia. Jenazah Ateng diketemukan sekitaran 2 km dari tempat peristiwa waktu perahu yang ditumpanginya terbalik.

” Korban laka nelayan terbalik atas nama Ateng (30) diketemukan wafat, ” kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono, dalam launching yang di terima, Kamis (20/7/2017) malam.

Seperti dikabarkan terlebih dulu, Ateng hilang terbawa ombak waktu perahu yang ditumpanginya terhempas gelombang tinggi perairan pada Desa Glempang Pasir serta Welahan Wetan, Adipala, Cilacap.

Perahu itu ditumpangi Ateng serta Mugyanto, warga RT 03 RW 04 Perumahan PPSC, Cilacap Selatan. Sedang tekong atau nahkoda bernama Minggu, warga Tegalkatilayu, Tegalkamulyan, Cilacap Selatan. Mugyanto serta Minggu berhasil menyelamatkan diri dalam peristiwa itu.

” Korban diketemukan sekitaran jam 19. 15 WIB oleh tim SAR paduan di pantai welahan lapangan tembak atau lebih kurang 2 km. dari tempat peristiwa. Dengan diketemukan jenazah Ateng jadi operasi pencarian resmi ditutup serta semua personel yang ikut serta sudah kembali pada pangkalan semasing, ” lanjut Mulwahyono.

Jenazah korban segera dibawa menuju RSUD Cilacap untuk melakukan kontrol sebelumnya diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga  Seorang Nelayan Cilacap Hilang Usai Perahunya Terhempas Ombak