SHARE

BANDUNG — Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengatakan timnya alami kelelahan hingga mesti senang bermain imbang 1-1 waktu menjamu Persela Lamongan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (12/7). Djadjang mengatakan timnya susah hadapi jadwal Liga 1 yang demikian padat serta mesti bermain setiap tiga hari sekali.

” Kami mohon maaf pada Bobotoh karna tidak dapat beri hasil maksimum. Aspek terpenting karna kami tidak sempurna, ” kata Djadjang selesai pertandingan.

Persib baru pulang ke Bandung pada Senin (10/7) pagi WIB. Sepanjang hari mereka ada di perjalanan hingga setibanya di Bandung tidak lakukan latihan. Persib cuma lakukan terapi air untuk melindungi keadaan kesehatan.

Latihan mendekati melawan Laskar Jaka Tingkir cuma dapat dikerjakan Maung Bandung pada Selasa (11/7). Itupun Djadjang tidak ingin berikan latihan yang berat untuk menghadapi pemain supaya tidak cedera. ” Modal semangat dapat dibuktikan tidak dapat tanpa ada persiapan latihan yang masak. Tidak sesuai harapan karna tujuan kami yaitu menang, ” tutur Djadjang.

Pelatih 59 th. itu juga mengaku kegagalan Persib menaklukkan Persela karna kekeliruan penjaga gawang M Natshir yang tidak mematuhi striker tim tamu Samsul Arif. Harusnya penjaga gawang yang akrab disapa Deden itu menurut Djadjang tidak membuat pelanggaran karna ancaman Samsul tidaklah terlalu bahaya. ” Bila tidak karna kekeliruan penjaga gawang, hasil ini tidak juga akan berlangsung. Karna serangan mereka (Persela) tidaklah terlalu membahayakan, ” tutur Djadjang.

Penambahan satu angka membuat Persib stagnan di posisi 12 klassemen Liga 1. Pangeran Biru baru mengoleksi nilai 20. Persela juga miliki angka yang sama, namun memiliki hak atas posisi 10 karna unggul selisih gol dari Persib. Selanjutnya lawan Persib yaitu tuan-rumah Partner Kukar di Stadion Aji Imbut Tenggarong pada Sabtu (15/7). Besok, Kamis (13/7) Michael Essien serta kawam-kawan segera bertolak menuju Tenggarong.