SHARE

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo meyakinkan, revisi Undang-Undang Nomor 15 Th. 2003 mengenai Pemberantasan Terorisme juga akan rampung kurun waktu dekat.

Didapati wartawan di acara peringatan Hari Bhayangkara ke -71 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017), Bambang mengaku, pernah ada pertentangan di tataran anggota dewan berkaitan point revisi.

Kondisi itulah yang membuat kajian RUU Terorisme itu jadi jalan lamban. Saat ini, pertentangan itu telah bisa diredam.

” Namun kritikal point itu mungkin saja kurun waktu dekat juga akan usai. Targetnya, waktu sidang ini dapat usai, ” tutur Bambang.

Di ketahui, akhir waktu sidang di DPR RI yaitu tanggal 28 Juli 2017. Di tanya mengenai apa kritikal point yang disebut, Bambang menyebutkan, masalah peranan TNI dalam pemberantasan tindak pidana terorisme.

Menurut Bambang, saat ini telah ada titik temu pada anggota dewan yang sampai kini menampik TNI ikut serta dalam pemberantasan terorisme dengan pemerintah yang malah menginginkan TNI dilibatkan.

” Telah ada titik temu. Ada mesti ada peranan yang di beri ke TNI serta nampaknya semua fraksi dapat mengerti. Namun yang perlu dijauhi, kita kembali pada praktek tempo dahulu, ” tutur Bambang.