SHARE

Situbondo – Maunya isi berlibur sekolah, tidak tahunya jadi berbuntut musibah. Seseorang guru serta anaknya di Situbondo dinyatakan hilang di laut. Khalid Asy’ari (45) serta anaknya, Moh Farhan Putra Asy’ari (10) tidak kunjung pulang selesai pamitan memancing ikan di perairan Kecamatan Mlandingan.

Ayah serta anak asal Desa Silomukti, Kecamatan Mlandingan, itu pergi memancing ikan ke tengah laut dengan memakai perahu pakisan atau perahu pancingan. Sekarang ini usaha pencarian dikerjakan tim SAR paduan.

” Mereka bukanlah nelayan, namun guru serta anaknya. Pergi memancing mulai sejak jam 14. 00 WIB Senin (10/7) tempo hari. Malam umumnya telah tiba dirumah, namun hingga sekarang ini keduanya tidak pulang, ” kata Kapolsek Mlandingan, AKP M Subakri, Selasa (11/7/2017).

Info mengatakan, sepanjang Khalid Asy’ari yang berprofesi jadi guru SDN di Kecamatan Mlandingan ini memanglah hoby memancing. Karna masih tetap libur sekolah, Senin (10/7) tempo hari dia berniat mengajak anaknya yang baru naik kelas V SD pergi memancing ke laut. Keduanya bertolak ke tengah dengan perahu type pakisan.

” Saat ingin mancing pamitan seperti umum. Orangnya sehat, tak ada tanda apa-apa. Maka dari itu, umumnya jam 10 malam telah datang. Namun nyatanya hingga barusan pagi tidak pulang, ” papar satu diantara kerabat korban, Agus (42).

Tahu demikian, keluarganya juga kelimpungan. Sembari memberitahu kerabatnya yang beda, beberapa juga bergegas lakukan pencarian. Info dua pemancing hilang itu lalu dilanjutkan ke pihak-pihak berkaitan serta tim SAR, sampai usaha pencarian segera dikerjakan.

” Pencarian melibatkan tin SAR paduan komplit dibantu nelayan. Di tempat kami mengerahkan perahu karet menyisir ke tengah. Sesaat Basarnas Jember serta Polair lakukan penyisiran dari arah Pelabuhan Kalbut. Semoga selekasnya ada hasil, ” tandas Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.