SHARE
Syarifuddin Sudding, Partai Hanura dukung pansus KPK dibentuk segera.

Proses politik tentang hak angket KPK yang kini berujung pada pembentukan Panitia khusus hak angket KPK terus bergulir. Menyikapi hal itu, kini Partai Hanura menilai, Fraksi Hanura mengisyaratkan akan mengirim perwakilan ke pansus tersebut.

Sekjen DPP Hanura Sarifudin Sudding menilai Pansus Angket, sejak diputuskan dalam sidang paripurna 28 April di  Gedung DPR, Jakarta, kini hanya tinggal menunggu legitimasi politik. Sudding menekankan pihaknya sejauh ini belum mengirimkan nama-nama ke pansus angket tersebut.

“Belum, belum. Kan ini baru pembukaan masa sidang,” kata Sudding di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 18 Mei 2017.

Sudding juga mengatakan, hak angket ini sudah disahkan di dalam paripurna. Untuk itu, ia memprediksi pansus ini akan tetap berjalan terlepas apakah ada atau tidak fraksi yang mengirimkan perwakilannya.

“Saya kira juga beberapa fraksi memang tetap pada pendirian awal akan mengirimkan nama-nama pansus ini,” tutur Sudding.

Sejauh ini memang masih ada lima fraksi yang mempersoalkan hak angket dan bermaksud untuk tidak mengirimkan perwakilan dalam pansus KPK. Namun menurut Sudding, meski ada fraksi yang menolak, Pansus Hak Angket KPK ini telah sah secara yuridis, karena sudah diambil keputusan dalam paripurna. Bahkan menurut Sudding, pansus hak angket ini hanya tinggal membutuhkan legitimasi politik.

“Tinggal butuh legitimasi politik saja, karena kami menghormati hak konstitusi para anggota yang sudah menandatangani hak angket ini. Silakan dilanjutkan untuk melakukan penyelidikan terhadap persoalan di KPK,” kata Sudding.

Kemungkinan , pekan depan, pansus KPK ini akan segera terbentuk dan bisa mulai bekerja. Saat itu pula, KPK harus benar-benar mau bekerja sama untuk mengungkap kebenaran atas rumor yang selama ini ada di komisi antirasuah tersebut.