SHARE

Jakarta Anak ke-2 Tsania Marwa, Aisyah Shabira, barusan rayakan ulang th. yang ke-2, pas pada tanggal 27 Juni tempo hari. Karna sang anak ada dalam bimbingan Atalarik Syach, automatis Tsania tidak ada di hari khusus itu.

Dalam persidangan hari ini, Selasa (11/7/2017) di Pengadilan Agama Cibinong, Tsania Marwa juga dipertunjukkan photo waktu sang anak rayakan ulang th. dengan ayahnya. Di situ hati wanita betusia 26 th. ini terasa terpukul.

” Dengan tanpa ada rasa tidak enak, (tanpa ada) rasa kemanusiaan, dapat rayakan ulang th. anak berumur dua th. tanpa ada ibunya. Saya jadi ibu hancur, ” papar Tsania Marwa pada wartawan di PA Cibinong, Bogor selesai persidangan.

Ia teringat perjuangan serta pengorbanannya jadi seseorang ibu. ” Dua th. lantas saya yang melahirkan Shabira hidup serta mati. Ulang th. tempo hari belum juga dapat ketemu untuk katakan ulang th., hancur perasaan saya walau sebenarnya telah beli hadiah. Saya berdoa dapat berjumpa, ” Tsania bercerita.

Hatinya jadi ibu semakin teriris karna Aisyah Shabira nyatanya masih tetap konsumsi ASI. Serta hal itu telah tidak diperoleh mulai sejak tiga 1/2 bln. paling akhir, saat dimana ia tinggal terpisah dari Atalarik.

” Marwa masih tetap aktif ASI-nya. Jadi anak ke-2 masih tetap memerlukan ASI ibu Marwa. Itu begitu perlu untuk kecerdasan anaknya, ” papar pengacara Tsania, Busro Sapawi, ditempat yang sama.