SHARE
Setya Novanto, sampaikan rasa bangga untuk Partai Golkar dan Pemerintahan Jokowi-JK.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sudah sukses digelar pada 15 Februari 2017 di berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta, membuat semua pihak tenteram. Sekali lagi, ini fakta yang menyakinkan jika Pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mampu menyelenggarakan pesta demokrasi dengan baik, nyaris tanpa kendala sedikit pun.

Kesuksesan itu mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto. Ia pun memuji pemerintah, KPU, Bawaslu, Polri dan TNI yang telah bekerja sama secara maksimal untuk melaksanakan Pilkada secara tertib, jujur, adil dan profesional. Apalagi dalam Pilkada kali ini Partai Golkar pun mendapatkan kemenangan yang terbilang gemilang.

“Saya berterima kasih kepada pemerintahan Jokowi-JK yang dapat menyelenggarakan Pilkada serentak secara aman, adil, dan profesional,” kata Novanto di sela-sela blusukan ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 34 di Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/2).

Novanto menghimbau semua pihak yang terkait dan bertanggung jawab atas pelaksanaan pilkada dapat mengemban tugas dan bekerja sama demi terciptanya penyelenggaraan pilkada yang aman, sukses dan bermartabat.

Setnov yakin kesuksesan pelaksanaan pilkada serentak tidak hanya bergantung kepada pemerintah, KPU, Bawaslu serta pihak keamanan. Namun juga peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan agenda demokrasi ini bermartabat. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, Setnov tentunya sangat paham jika Indonesia juga mempunyai kepentingan untuk terus menunjukan prestasi dan capaian demokrasi. Sebab pilkada merupakan salah satu instrumen demokrasi yang bukan saja melibatkan seluruh elemen masyarakat, tapi juga disaksikan dunia internasional.

“Pemilihan umum di Tanah Air selalu mendapat apresiasi, dijadikan barometer dan inspirasi bagi dunia internasional. Kita patut berbangga dan menyambut pesta demokrasi ini dengan suka cita dan penuh rasa tanggung jawab,” tutur Setnov.

Baca Juga  Tinjauan Andi Hamzah tentang Tindak Pidana Permufakatan Jahat
Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategis dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Partai golkar Nusron Wahid ,Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mendeklarasikan dukungan kepada Ahok menjadi Gubenur DKI Jakarta di DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Kamis (24/6/2016). Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta menyerahkan dukungan resmi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar kepada bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.
Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategis dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Partai golkar Nusron Wahid ,Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid.

Golkar Menang

Dalam Pilkada kali ini Partai Golkar juga telah menyatakan kemenangan sebanyak 58 persen di Pilkada Serentak 2017. Pilkada tahun 2017 ini dilakukan di 101 daerah. Menurut Ketua Koordinator Bidang (Korbid) PP I Golkar, Nusron Wahid, mengatakan Pilkada paling banyak digelar di Aceh untuk wilayah Jawa-Sumatera

“Aceh adalah basis GAM atau sekarang Partai Aceh. Dalam sejarah Golkar hanya mampu punya bupati maksimal lima tapi Alhamdulillah sekarang ada peningkatan mampu memenangkan di tujuh kabupaten dan kota,” kata Nusron di Kantor DPP Golkar, Jakarta. “Salah satunya adalah daerah yang paling prestisius yang tak pernah dimenangkan Golkar yaitu Banda Aceh.”

Selain itu, Golkar menang satu daerah di Sumatera Utara. Mereka menang satu daerah di Riau. Untuk Sumatera Barat, Golkar menang di Mentawai. Sedangkan di Jambi, Golkar menang di Bungo dan Solorangun.

“Satu kalah di Muaro Jambi tapi kalahnya sama kader Golkar sendiri yaitu Mantan Ketua DPD Golkar Jambi yang dicalonkan partai lain sehingga menggerus basis-basis suara-suara Golkar,” kata Nusron.

Golkar juga memenangkan Pilkada di Bengkulu Tengah, satu di daerah Sumatera Selatan, lima daerah di Lampung, dua daerah di Jawa Barat, dua daerah di DI Yogyakarta, lalu enam daerah di Jawa Tengah.  Lalu satu daerah di Jawa Tengah.

“Untuk Gubernur Banten sampai hari ini penghitungan C1 sudah hampir selesai dan besok selesai semua. Sampai hari ini dengan asumsi suara masuk 84 persen masih selisiih 112ribu untuk keunggulan Wahidin-Andika lawan Rano Karno,” ungkap Nusron.

Nusron mengatakan pihaknya akan mengawal hasil pilkada tersebut agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan. Sementara Ketua Harian Golkar Nurdin Halid menyebutkan pihaknya memenangkan Pilgub Gorontalo.

Baca Juga  "Anda Sopan Saya Segan Anda Arogan Saya Makan"

Golkar lalu memenangkan satu daerah di Pilkada Sulawesi Selatan, empat daerah di Sulteng, dua daerah di Kalimantan Tengah, satu daerah di Kalimantan Barat, satu daerah di NTT, tiga daerah di Maluku, dua daerah di Maluku Utara, empat daerah di Papua.

“Kemudian di Papua barat, ada 5 Pilkada 3 Pilkada 1 pilgub. Pilgub ya kalah untuk pilkadanya 3 menang 1 masih menunggu hasil KPU. Sehingga di PP II 58 persen. Sehingga yg disampaikan ketum tadi pencapaian Golkar dari 60, 58 persen sama saja diatas target,” kata Nurdin.