SHARE
Choel Mallarangeng, bakal menggigit Olly Dondokambey di persidangan kasus Hambalang.

Kesaksian Andi Zulkarnain Mallarangeng (AZM) alias Choel, yang menjadi terdakwa dalam korupsi Pusat Pendidikan dan Sekolah Olah Raga (P3SON) di Hambalang, Bogor, dipastikan membuat PDIP ketar-ketir.

Choel secara terang-terangan menyebut Olly Dondokambey, Gubernur Sulut sekaligus Bendahara Umum PDIP, adalah salah satu tokoh yang terlibat terlalu dalam di kasus ini.

Ketika proyek tersebut digelar,  pada tahun anggaran 2010-201, Olly adalah pimpinan Badan Anggaran DPR RI. 2 tidak sabar segera disidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Choel berjanji akan mengungkap keterlibatan Olly dalam kasus ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Nazaruddin, mantan bendahara Partai Demokrat yang sudah berstatuts terhukum Kasus Hambalang, bahkan secara gamblang menyebut keterlibatan Olly, yang menerima uang dari banyak pihak terkait kasus itu.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah juga mengamini KPK bakal mencermati setiap fakta yang berkembang dalam persidangan Choel nanti. Termasuk pula soal dugaan keterlibatan Olly yang kini menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Utara.

‎Dalam pemeriksaan sebelumnya di KPK, Choel menyatakan ada banyak pinyak yang terlibat dan kecipratan uang Hamlang. “Ada banyak yang terlibat, ada juga yang sekarang jadi Gubernur,” ujar Choel.

Olly memang disebut-sebut turut mendapat uang Rp 2,5 miliar dari proyek Hambalang.  Ini terungkap saat eks petinggi PT Adhi Karya, Teuku Bagus M Noor bersaksi di sidang terdakwa Mahfud Suroso. Choel sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak Desember 2015. Choel baru ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya, Guntur sejak Senin (2/2/2017).

Choel disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 Undang-Undang No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca Juga  Dari Harta Sitaan, Istri Muhtar Ependy Tuduh Jaksa KPK Dapat 20%

Olly kini tak hanya menghadapi satu kasus. Dia harus berhadapan dengan dua kasus sekaligus. Selain P3SON, ia juga dibidik dalam kasus korupsi e-KTP.