SHARE
Irman dan Sugiharto, selama ini terkesan mencari-cari kesalahan Setya Novanto dalam kesaksiannya.

Pembelaan yang dilakukan oleh terdakwa kasus e-KTP, Irman pada persidangan kasus tersebut di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (12/6/2017), kembali mengada-ada.

Irman mencoba untuk mengaitkan kasus ini kembali dengan figur Ketua DPR RI Setya Novanto. Hanya sayang, tak ada bukti yang ia bisa tunjukkan selain kesaksiannya yang tidak diperkuat oleh saksi-saksi lain.

Irman hanya menyebut soal pertemuiannya dengan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Akan tetapi Andi Narogong sendiri sudah menyatakan dalam sidang tersebut dan di bawah sumpah memberikan keterangan jika ia tidak pernah membicarakan e-KTP dengan Setya Novanto.

Andi Narogong, dalam persidangan terdahulu, hanya bertemu dengan Setya Novanto untuk membicarakan tentang bisnis atribut partai seperti kaus.

Namun dengan segela dalihnya, Irman masih saja menyeret nama Setya Novanto. Padahal dalam dakwaan KPK sendiri, nama Setya Novanto, tidak termasuk pihak yang menerima aliran dana dari kasus e-KTP.

Dalam pembelaannya kali ini, Irman tidak membuat sesuatu yang meringankan dirinya, tetapi hanya mencoba menyeret pihak lain. Ibaratnya, Irman menggonggong, kasus e-KTP tetap saja berlalu untuknya.

Baca Juga  Tak Ada Ending Aliran Uang dari Miryam Ungkap Pengacara Terdakwa e-KTP