SHARE

Jember – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengambil keputusan Jember jadi Kota Karnaval. Itu dikarenakan, moment Jember Fashion Carnaval (JFC) berskala nasional serta Internasional yang di gelar sampai kini dapat mengangkat serta memberikan inspirasi banyak karnaval di tanah air. Terlebih, mempunyai sederet prestasi Internasional, hingga begitu layak di promosikan ke tingkat global.

” Kebanyakan orang mengaku JFC berkelas dunia. Untuk wujudkan itu Kementerian Pariwisata mengambil keputusan Jember jadi Kota Karnaval, ” kata Menpar Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (20/7/2017).

Menpar Arief mengakui penetapan jadi Kota Karnaval lewat Surat Ketentuan (SK) Menpar itu mengangkat Jember go Internasional. ” Bila JFC menginginkan berkompetisi di level global mesti menjadikan satu langkah dalam Indonesia Incorporated. Karenanya Kota Jember mesti diset jadi Kota Karnaval berkelas dunia, ” tegasnya.

Diluar itu, dari bagian cultural value, kreatifitas JFC telah layak juga jadikan magnet untuk menghadirkan wisatawan mancanegara (Wisman). Tetapi dari bagian commercial value and financial value masih tetap belum juga sangat menarik karna belum juga dapat dikapitalisasi dengan baik. ” Dengan untuk jadi Kota Karnaval berkelas dunia bagian commercial serta financial valuenya bisa dinaikkan, ” lebih Arief Yahya.

Sesaat Presiden JFC, Dynand Fariz, mengakui topik JFC ke-16 2017 yang digelara 9-13 Agustusmendatang ini ambil topik ‘Victory’ yang bermakna kemenangan. Sub topik Unity in Diversity yaitu Kesatuan dalam Keberagaman. Sekalian melukiskan kemenangan Indonesia dalam beragam pertandingan dunia yang dibarengi oleh 50-80 negara atas dicapainya best national costume male serta female peagant.

” Victory melukiskan juga kemenangan atas kesuksesan bangsa Indonesia menjadikan satu beragam ketidaksamaan (bhinneka tunggal ika) dalam bingkai NKRI, ” tegas Dynand Fariz, yang Ketua Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI).

Dalam pembukaan kelak juga akan menghadirkan defile, penari serta pemain gamelan Sriwijaya yang di dukung Pemprov Sumatera Selatan, dilanjutkan dengan JFC international exhibition, JFC international conference, JFC kids carnival, JFC artwear carnival, wonderfull archiphelago carnival Indonesia (WACI) serta ditutup dengan JFC Grand Carnival.