SHARE

KUPANG – Jenazah Prada Yanuar telah dipulangkan ke kampung halamannya di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dimakamkan.

Jenazah dibawa dari RSAD Denpasar ke Bandara Gusti Ngurah Rai mulai sejak Senin (10/7/2017) jam 10. 00 Wita serta diterbangkan pada jam 14. 00 Wita.

Dari pantauan Pos Kupang, pesawat pengangkut peti jenazah tiba di Labuan Bajo sekitaran jam 15. 20 Wita.

Dari Bandara Komodo Labuan Bajo, peti jenazah dibawa ke Koramil.

Waktu tiba di Koramil, peti jenazah dipindahkan sekali lagi ke mobil jenazah punya Pemda Manggarai Barat (Mabar), lantas meneruskan perjalanan ke Reo sekitaran jam 16. 30 Wita.

Danrem 163/Wirasatya, Kolonel Arh I Gede Widiana, menyebutkan jenazah dipulangkan atas keinginan dari orang-tua Prada Yanuar.

” Pesan orangtuanya, korban dimakamkan di kampung halamannya, ” tuturnya pada Tribun Bali waktu didapati di Markas Korem 163/Wirasatya, Denpasar.

Seseorang prajurit yang seangkatan korban juga diutus untuk mengikuti kepulangan jenazah sampai ke kampung halamannya.

Sistem kepulangan jenazah juga difasilitasi oleh Kodam IX/Udayana.

” Dimakamkan dengan upacara militer sesuai sama ketetapan pada prajurit militer, ” tuturnya.

Berdasarkan keterangan Widiana, Prada Yanuar adalah siswa Susjurta Infanteri, dalam pengertian yang berkaitan telah lewat step basic militer serta telah dilantik jadi perwira dua.

Saat momen ini, pihaknya memohon pada beberapa anggota tidak untuk ambil langkah sendiri untuk menghindar ada balas dendam serta mempercayakan sistem hukum yang tengah jalan di ranah penyidik kepolisian.

” Yang saya tekankan pada deretan kami atas panduan panglima, untuk menanggung serta menerangkan pada anggota tidak untuk ambil langkah sendiri, yakinkan sistem hukum, ” tegasnya.

Baca Juga  Kasus Korupsi Cenderung Menurun di NTT