SHARE

Dua narapidana bernama Hendra bin Amin serta Agus Triyadi bin Masimun dilaporkan melarikan diri dari Lapas Klas IIA Besi Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (9/7/2017).

Kaburnya dua napi masalah pencurian dengan waktu hukuman diatas 10 th. ini menaikkan panjang daftar warga binaan yang terlepas dari system pengamanan kompleks penjara terketat di Indonesia itu.

Terlebih dulu, pada Senin (19/6/2017), seseorang napi bernama Kandunganmono dengan kata lain Darmo bin Sukandar juga dilaporkan melarikan diri dari Lapas Klas IIA Permisan, Pulau Nusakambangan.

Napi masalah perampokan dengan waktu pidana 14 th. itu disangka melarikan diri waktu jadi tamping gembala sapi di Rimba Permisan, Nusakambangan.

Sampai sekarang ini, petugas juga belum juga bisa menangkap Kandunganmo yang disangka telah ada diluar pulau Nusakambangan itu.

Waktu dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (10/7/2017), Koordinator Lapas Se- Nusakambangan serta Cilacap Abdul Aris menyebutkan, minimnya pengawasan pada napi, termasuk juga pemantauan blok belakang dikatakan sebagai argumen banyak napi yang kabur.

” Jumlah petugas lapas begitu terbatas, ditambah dengan keadaan waktu saat ini masih tetap waktu transisi pasca-cuti dengan lebaran hingga terdapat banyak pegawai yang baru cuti sesudah bertugas sepanjang lebaran, ” tuturnya.