SHARE

Bandung – Memperingati Hari Lagi Th. (HUT) Bhayangkara, Polda Jawa Barat memiliki komitmen tingkatkan kemampuan. Ancaman teror masih tetap jadi pekerjaan polisi di Jawa barat.

Seperti di ketahui, sekian hari mendekati HUT Bhayangkara, Jawa barat dikagetkan dengan terdapatnya bom panci yang meledak di satu kontrakan di Jalan Kubang Bereum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa barat, Sabtu (8/7) kemarin.

” Jawa Barat ini harus jadi kantong teroris. Ini PR (pekerjaan tempat tinggal) yang berat. Namun kita memiliki komitmen dengan support orang-orang untuk memerangi terorisme ini, ” tutur Kapolda Jawa barat Irjen Anton Charliyan waktu peringatan HUT Bhayangkara di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jawa barat, Senin (10/7/2017).

Jadi itu, Anton juga memohon anak buahnya untuk tingkatkan kemampuan. Menurut dia, anggota Polda Jawa barat butuh kerja yang mengagumkan untuk memberi rasa aman pada warga Jawa barat.

” Sekarang ini keadaannya tidak umum, namun mengagumkan. Maka dari itu saya mengajak beberapa rekanan polisi untuk bekerja serta berupaya yang mengagumkan juga, bukanlah bebrapa umum saja. Bila umum, akan tidak merampungkan PR, ” katanya.

Diluar itu, untuk mengatasi problem terorisme, ia juga mengajak orang-orang Jawa barat untuk selalu turut dan menolong mencegah terorisme.

” Terorisme itu kejahatan yang mengagumkan. Tidak cuma perang fisik, tetapu perang kepercayaan juga. Hingga, untuk problem ideologi, Polri tidak dapat sendiri, mohon support dari orang-orang, ” kata dia.

Dalam acara peringatan HUT Bhayangkara itu, ikut ada Gubernur Jawa barat Ahmad Heryawan serta beberapa Komunitas Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Jawa barat. Beberapa rangkaian acara di gelar mulai dari parade pasukan sampai rampak kendang yang dikerjakan oleh personel Polri.