SHARE

Penyidik Direskrimum Polda Jawa timur menyebut Sudarso Arief Bakuama, pelapor masalah sangkaan penipuan investasi Yusuf Mansur, Jumat (21/7/2017). Pelapor mengakui di check sekitar hubungan dengan beberapa korban investasi sepanjang lebih kurang 3 jam.

” Saya terangkan semuanya apa yang saya ketahui masalah masalah itu, serta siapapun korbannya, ” kata Sudarso, jadi pelapor yang mengakui memperoleh kuasa dari beberapa korban penipuan.

Terkecuali dianya jadi pelapor sebut dia, penyidik akan mengagendakan kontrol pada beberapa korban.

” Mungkin saja dua atau tiga hari sekali lagi mereka juga akan di check, ” ucapnya.

Terlebih dulu Dai populer Yusuf Mansur dilaporkan beberapa warga Surabaya ke Polda Jawa Timur pada 15 Juni lantas atas sangkaan penipuan investasi.

Dalam program itu, terlapor tawarkan investasi berupa sertifikat dengan harga Rp 2, 75 juta per lembar sertifikat, dibarengi skema keuntungan yang dijanjikan.

Terakhir, program itu dipandang punya masalah, lantas investasi diarahkan untuk usaha hotel, bukanlah condotel seperti yang dimaksud dalam kesepakatan.

Beberapa nasabah, kata Sudarso, terasa tidak senang. Terlebih penyelenggara program investasi cuma diberitahu lewat situs.

Beberapa nasabah pernah memberikan laporan masalah itu ke Mabes Polri serta berbuntut damai.