SHARE

JAKARTA ā€“ Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebutkan, relokasi warga Bukit Duri, Jakarta Selatan usai dalam sehari. Penertiban lokasi itu telah diawali mulai sejak, Selasa (11/7/2017) pagi barusan.

” Bukit Duri itu akhirnya telah lama. Hari ini mereka telah geser semuanya, karna beberapa besar telah geser, ” kata Djarot pada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pengaturan bangunan di bantaran Sungai Ciliwung ini berkaitan normalisasi Sungai Ciliwung.

Lebih dari 300 kepala keluarga (KK) telah bersedia direlokasi ke Rusun Rawa Bebek.

Namun cuma belasan kepala keluarga yang belum juga tempati rusun, walau menyebutkan bersedia direlokasi.

” Maka dari itu bongkarnya itu bongkar suka-rela mereka. Bila bongkar suka-rela itu kan masih tetap dapat di jual, dapat digunakan. Serta kami sediakan angkutan untuk mengubahkan, ” tuturnya.

Bekas Wali Kota Blitar ini mengatakan, tak ada anak sekolah yang terimbas penertiban Bukit Duri. Mereka tidak sekali lagi butuh ikuti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sistem perpindahan sekolah anak-anak di Bukit Duri dipermudah.

” Anak-anak sekolah dapat segera diletakkan di sekolah paling dekat. Jadi dia ada jalur pindahan kesana. Hingga anak-anaknya tidak terlantar, mesti sekolah, ” kata Djarot.

Baca Juga  Kalau Nggak Setuju Pancasila Pindah ke Negara Lain Ungkap Djarot ke PNS