SHARE

Jenazah Prada Yanuar, anggota TNI yang tewas dikeroyok sekumpulan remaja diterbangkan ke kampung halamannya di Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, NTT pada Senin (10/6/2017).

Terlebih dulu jenazah Prada Yanuar disemayamkan dirumah duka RSAD Udayana, Denpasar sepanjang satu malam.

Ketua Ikatan Keluarga Besar Flobamora Bali Yoseph Julius Diaz menyebutkan, pas jam 10. 00 Wita, jenazah almarhum bertolak dari RSAD menuju Bandara Ngurah Rai.

Setelah itu diterbangkan menuju kampung halaman pada jam 14. 00 Wita memakai maskapai Nam Air menuju Bandara Udara Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Dari sana, dilanjutkan jalan darat lewat kampung halaman almarhum.

” Barusan sekitaran jam 10 ke Bandara, kelak jam 2 siang terbang ke kampung, ” tutur pria yang akrab disapa Yusdi ini.

Malam terlebih dulu, Pangdam IX Udayana Mayjen Komarudin Simanjuntak sudah memberi penghormatan dengan militer dilanjutkan pembacaan surat Yasin serta Tahlilan. Menurut dia, keluarga besar begitu berduka atas momen yang menerpa Prada Yanuar.

Tetapi ia mengimbau, penyelesaian problem diserahkan lewat mekanisme hukum yang berlaku. Dia mengharapkan, hukum betul-betul ditegakkan, hingga bisa berikan dampak kapok dan pelajaran untuk semuanya pihak tidak untuk bertindak sama di masa datang.

” Terima kasih pada semuanya pihak yang sudah memberi support serta pertolongan terutama Kodam IX Udayana, hingga semuanya sistem pemulasaran serta penerbangan jenazah ke Labuan Bajo untuk selanjutnya ke Reok bisa jalan lancar, ” papar Yusdi.

Terlebih dulu, Prada Yanuar Setiawan, anggota TNI yang tengah melakukan pendidikan Dikjur Infantri di Pulaki-Singaraja, tewas selesai dianiaya sekumpulan remaja pada Minggu (9/6/2017) subuh.

Momen ini berlangsung di Jalan Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua, Kuta Selatan. Yanuar tewas dengan luka tusuk dibagian dada. Momen berawal Yanuar liburan pendidikan TNI pada Sabtu (8/6/2017).

Dia lalu dijemput kerabat satu daerah untuk liburan di lokasi Nusa Dua. Pada Minggu pagi, Yanuar melewati tempat peristiwa dengan rekannya memakai sepeda motor. Ditempat ini mereka dihadang belasan remaja yang mengendarai sepeda motor.

Waktu berlangsung keributan, salah seseorang remaja bernama Dewa Komang Dedi Antoni, keluarkan pisau serta menghujam dada Yanuar sampai tewas.

Sedang salah seseorang rekannya alami cidera. Yanuar sendiri datang dari Kecamatan Reok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Atas momen ini polisi dari Polsek Kuta Selatan segera lakukan TKP serta menahan beberapa aktor. Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Wayan Latra menyebutkan pihaknya sudah menahan beberapa orang.