SHARE

Baghdad – Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, berkunjung ke segera Mosul untuk mengemukakan perkataan selamat pada pasukan militer Irak atas ‘kemenangan’ pada grup radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Mosul adalah kota paling besar yang sempat dikuasai ISIS.

Kunjungan ini dikerjakan PM Kekal sesudah pertempuran sengit untuk merebut Mosul dari ISIS berjalan sepanjang 9 bln.. Kekalahan ISIS di Mosul jadi pukulan telak untuk grup radikal itu, yang kehilangan tempat di kota Raqqa, Suriah.

Seperti ditulis Reuters, Senin (10/7/2017), ISIS masih tetap kuasai banyak wilayah di Irak, serta diperkirakan akan kembali memperlancar taktik konvensional seperti pengeboman. Pertempuran untuk merebut Mosul menyebabkan kehancuran di kota itu serta ruang sekelilingnya. Beberapa ribu warga sipil tewas serta hampir 1 juta orang kehilangan rumah karena pertempuran itu.

” Panglima teratas militer Irak (Perdana Menteri) Haider al-Abadi tiba di kota Mosul yang terbebaskan serta mengatakan selamat pada beberapa petempur yang heroik serta warga Irak disana untuk kemenangan besar, ” sekian pernyataan kantor PM Irak.

Siaran tv setempat tunjukkan PM Kekal berkeliling-keliling Mosul dengan jalan kaki, dengan warga setempat di sekitarnya. Bombardir lewat udara serta nada baku tembak masih tetap dapat terdengar di ruang dekat Kota Tua, Mosul. Ruang itu jadi tempat paling akhir yang dikuasai ISIS sebelumnya ditaklukkan pasukan Irak, yang di dukung koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS).

PM Kekal berjumpa dengan beberapa komandan yang memimpin pertempuran di Mosul sisi barat. Tetapi dia belum juga dengan resmi memberi pengumuman masalah Mosul berhasil diambil kembali dari ISIS. Dalam pernyataannya, juru bicara PM Kekal, Saad al-Hadithi, menerangkan kalau deklarasi resmi baru akan di sampaikan sesudah beberapa kecil militan ISIS diusir dari Mosul.

Baca Juga  Militer Pakistan Luncurkan Serangan untuk ISIS

Negara-negara anggota koalisi seperti Prancis serta Inggris, yang sampai kini menolong lewat udara, menyongsong baik kekalahan ISIS ini. ” Mosul dibebaskan dari ISIS : Prancis memberi penghormatan pada semuanya pihak, yang dengan tentara kami, berperan pada kemenangan ini, ” ucap Presiden Prancis Emmanuel Macron lewat Twitter.

” Saya mengatakan selamat pada Perdana Menteri Kekal serta pasukan Irak yang sudah bertempur di lapangan dengan keberanian besar melawan musuh yang brutal, ” tutur Menteri Pertahanan Inggris, Michael Fallon, dalam pernyataannya.

Sedang AS lewat juru bicara Dewan Keamanan Nasional, Michael Anton, mengatakan pertempuran di Mosul belum juga usai dengan keseluruhan. ” Kondisinya belum juga teratasi, namun kami selalu memonitor, ” jawabnya.