SHARE

Jakarta – Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang serta Layanan (BPPBJ) DKI Jakarta Blessmiyanda masuk dalam daftar deretan SKPD Pemprov DKI yang juga akan dirotasi oleh Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat besok. Menurut Blessmiyanda sendiri, perombakan SKPD ini butuh dikerjakan untuk penyegaran di badan Pemprov.

” Bila saya sich disini karna telah dua th., kan kepala tubuh, ya butuh penyegaranlah, ” kata Blessmiyanda waktu dihubungi, Rabu (12/7/2017).

Waktu disinggung masalah pernyataan Djarot yang mengatakan kemampuannya alami penurunan, Blessmiyanda juga tertawa. Jadi Kepala Service Pengadaan Barang serta Layanan, malah ia menyebutkan sekarang ini lelang project yang terealisasi telah 90 %.

” Bila saya ngomongnya data. Jadi bila saya bilangnya itu lebih pada penyegaran karna saya telah dua th.. Namun bila problem lambat atau cepat, dari Rp 10, 6 triliun yang ingin dilelang, kita telah lebih kurang Rp 9, 38 atau Rp 9, 4 triliun yang kita telah lelang, ” tuturnya.

” Lebih kurang telah 90 % kita lelang. Saat ini bln. Juli, telah 90 %, kurang lebih lambat apa cepat? ” katanya sekali lagi.

Itu berarti cuma tinggal sekitaran Rp 1, 2 triliun yang belum juga dikerjakan.

Ada sisa 10 % ini, lanjut Blessmiyanda, dapat karena ada biaya perubahan atau tidak diserap. Tetapi, ia menyatakan perotasiannya ini lebih dikarenakan untuk penyegaran semata.

” Dasarnya bila saya penyegaran karna kita telah 2 th., ” lanjutnya.

Blessmiyanda juga belum juga ketahui tempatnya kelak sesudah dirotasi. Tetapi lihat rekam jejaknya, peluang ia juga akan ditugaskan dibagian lingkungan.

” Ya basic saya kan lingkungan, ya lebih kurang sekitaran situ. Saya tidak katakan di Dinas Lingkungan, namun di bagian saya kelak yang lingkungan, ” lebih Blessmiyanda.

Terlebih dulu, nama Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang serta Layanan (BPPBJ) DKI Jakarta Blessmiyanda masuk dalam radar Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk dirotasi. Djarot mengatakan kemampuan petinggi itu kurang cepat.

” Iya, (Blessmiyanda) satu diantaranya, ” kata Djarot di Balai Kota, Rabu (12/7).