SHARE
Novel Baswedan saat dijenguk oleh Anies Baswedan.

Keprihatinan yang mendalam tengah dirasakan masyarakat Indonesia atas insiden penyiraman air keras yang dialami oleh Novelk Baswedan. Seluruh elemen masyarakat merasa geram dan meminta aparat kepolisian bisa segera mengusut tuntas kejadian tersebut.

Apa yang menimpa Novel Baswedan, salah satu penyidik utama dan senior dari Komisi Pemberantasan Korupsi, mendapatkan perhatian besar dari para petinggi negara. Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta jajaran wakil rakyat di DPR, menyesalkan kejadian tersebut.

Novel Baswedan sendiri hingga Rabu (12/4) pagi ini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit khusus mata Jakarta Eye Center di kawasan Menteng, setelah Selasa (11/4) sore dipindahkan dari RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading.

Air keras (asam) yang dilemparkan dua orang tak dikenal di dekat rumahnya seusai sholat Subuh berjamaan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa pagi itu, sebagian terpercik ke matanya sehingga harus mendapatkan perawatan khusus.

nonol
Penampilan terakhir Novel Baswedan di muka publik saat dijadikan saksi di persidangan e-KTP dan dipertemukan dengan politisi Hanura Miryam S.Haryani, akhir Maret lalu di PN Tipikor Jakarta.

Peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sangat mengejutkan, tak terduga. Hal itu pula yang membuat banyak kalangan tak habis pikir, termasuk Ketua DPR Setya Novanto.

Setya Novanto mengaku kenal Novel Baswedan sebagai sosok yang memiliki integritas dan profesionalitas tinggi. Dalam menjalankan amanahnya sebagai penyidik, Setya Novanto menilai Novel Baswedan sangat bertanggung jawab dalam mengemban tugasnya.

“Sebagai penyidik, Novel Baswedan selama ini merupakan salah satu tulang punggung dan figur penting di balik kinerja KPK yang membanggakan publik,” ungkap Setya Novanto.

Ketua Umum Partai Golkar itu pun yakin publik saat ini semakin mendukung KPK. Hal ini sejalan dengan harapan masyarakat yaitu mendukung sepenuhnya penyelamatan KPK, baik dari segi kelembagaan maupun dari segi personal.

Baca Juga  Ini Alasan Keterangan Yani Hanura Sangat Lemah

“Suatu hal yang tidak bisa dipungkiri, kejadian ini tentu saja menambah kuat dukungan publik kepada lembaga anti-rasuah kita ini,” tutur Setya Novanto.