SHARE

KUPANG — Pemerintah Kota Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur cuma sediakan vaksin meningitis sesuai sama kuota jamaah calon haji daerah setempat musim haji th. ini. ” Jumlah supply vaksin sesuai sama jumlah kuota calon jamaah haji yang juga akan pergi hingga di pastikan akan tidak disalahgunakan, ” kata Kepala Bagian Penanggulangan serta Penilaian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih di Kupang, Selasa (11/7).

Dia menyebutkan, sistem pengadaan vaksin yang ditujukan untuk jamaah calon haji mesti dikerjakan lewat mekanisme keinginan pada Kementerian Kesehatan RI di Jakarta lewat Dinas Kesehatan Propinsi. Keinginan saran yang dikerjakan itu, harus juga sesuai sama jumlah kuota jamaah yang juga akan memperoleh suntikan vaksin itu.

” Koneksitas Kementerian Agama serta Kementerian Kesehtan itulah jadi alat ukur penyaluran vaksin itu, ” tuturnya. Sesudah memperoleh supply vaksin dari Kementerian Kesehatan lewat dinas kesehatan propinsi, vaksin lantas didistribusi ke tempat service penyuntikan imunisasi.

Untuk Kota Kupang cuma ada satu puskesmas yang dapat melayani pemberian vaksin meningitis dari 10 puskesmas yang ada. ” Kita aplikasikan satu puskesmas yakni di Puskesmas Bakunase. Ini hanya satu tempat jamaah memperoleh service vaksin itu, ” tuturnya.

Pemberian vaksin untuk beberapa calon haji itu telah dikerjakan mulai sejak Senin (10/7) tempo hari, sesudah memulainya dengan kontrol kesehatan step satu. Dalam proses vaksinasi itu, tiap-tiap jamaah cuma diberi suntikan vaksin meningitis beberapa 0. 5 cc. ” Seingga di pastikan tiap-tiap vakis yang di kirim juga akan sesuai sama jumlah kuota yang ada, ” tuturnya.

Perlakuan pemberian vaksin meningitis pada jamaah calon haji ini begitu berlainan dengan beberapa pelancong beda yang juga akan ke luar negeri. Hal tersebut karna pemberian vaksin cuma dikerjakan di unit Kesehatan Pelabuhan yang ada.

Baca Juga  Pemkot Kupang Sediakan Dana Rp 3,7 Miliar Bantuan Pendidikan

” Jadi tak akan di puskesmas, karna type vaksin ini tidak ada selama th. ditempat service kesehatan orang-orang itu, ” tuturnya.

Pemerintah melihat perlu memberi vaksin itu pada semua warga termasuk juga jamaah calon haji yang juga akan ke luar negeri untuk memberi kebal pada serangan penyakit diluar negeri.

Sri Wahyuningsih menerangkan, meningitis yaitu radang pada membran yang menyelubungi otak serta sumsum tulang belakang, yang dengan kesatuan dimaksud meningen. Radang itu bisa dikarenakan oleh infeksi oleh virus, bakteri atau mikroorganisme beda serta meskipun tidak sering bisa dikarenakan oleh obat spesifik.

Meningitis, kata Sri, bisa mengakibatkan kematian karna radang yang berlangsung di otak serta sumsum tulang belakang, hingga keadaan ini diklasifikasikan jadi kedaruratan medis. Tanda umum dari meningitis yaitu sakit kepala serta leher kaku dibarengi demam, kebingungan atau perubahan kesadaran, muntah serta kepekaan pada sinar (fotofobia) atau nada keras (fonofobia).

Anak-anak umumnya cuma tunjukkan tanda nonspesifik, seperti segera geram serta mengantuk. Ada ruam merah bisa memberi panduan penyebabnya dari meningitis. ” Misalnya meningitis yang dikarenakan oleh bakteri meningokokus bisa diperlihatkan oleh ada ruam merah, ” tuturnya.