SHARE

Jakarta – Ketum PKB Muhaimin Iskandar telah memohon Presiden Joko Widodo tidak untuk mengizinkan Mensos Khofifah Indar Parawansa maju Pilgub Jawa timur 2018. tetapi Khofifah masih tetap dilirik oleh partai yang lain yakni Golkar

” Memanglah terdapat banyak nama yang keluar, ada Khofifah, ada Saifullah Yusuf serta terdapat banyak nama beda, ” kata Sekjen Golkar, Idrus Marham di Fairmont Hotel, Jakarta Selatan, Minggu (9/7/2016).

Golkar sekarang ini masih tetap lakukan survey untuk memastikan calon gubernur dengan elektabilitas teratas. Nanti survey itu memastikan cagub yang akan diusung Golkar di Jawa Timur.

” Kelak kita akan lihat hasil survey yang ada, siapa hasil survey yang paling baik itulah yang akan kami dukung, ” ucapnya.

Terlebih dulu dikabarkan, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, meyakinkan partainya akan tidak mengusung Khofifah Indar Parawansa jadi calon wagub di Penentuan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jawa timur). Sesaat untuk tempat calon calon gubernur, PKB telah meyakinkan Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul.

” Saya telah berikan ke Presiden kalau ini (Jawa timur) hanya satu propinsi yang NU (Nahdlatul Ulama) -nya begitu kuat. Cuma Jawa Timur. Bila dapat Bu Khofifah tak perlu (turut Pilgub sekali lagi). Diizinkanlah jadi menteri saja, ” jelas Muhaimin di sela acara halal bihalal di tempat tinggalnya, Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2017).

” Pilgub Jawa timur tempat telah final kita (PKB) dukung Saefullah Yusuf, ” kata Muhaimin.

Baca Juga  Di RUU Pemilu, Golkar Ajak PAN Seperti PKB Ikut Opsi Pemerintah