SHARE

JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengutuk tindakan kekerasan yang menerpa diri pakar tehnologi informatika dari ITB, Hermansyah. Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution, menyatakan, momen nahas itu kembali memerlihatkan kegagalan hadirnya negara dalam menunaikan keharusan berdasar pada konstitusi, terutama menanggung rasa aman warga.

“Ini jadi ujian yang beberapa kalinya buat negara, terutama kepolisian negara. Komnas HAM menekan polri untuk merampungkan masalah ini hingga selesai, aktor intelektual, motif serta aktornya. Hal semacam ini mesti dibawa ke ruangan jelas atau umum, janganlah sekali lagi dilewatkan di ruangan gelap, ” kata Maneger Nasution dalam pernyataan tertulisnya, Senin (10/7).

Seperti di ketahui, Hermansyah sempat memberi kesaksian tentang masalah sangkaan chat pornografi pada Habib Rizieq Shihab serta Firza Husein. Dalam satu peluang di acara tv, Hermansyah sempat juga menyatakan pandangannya, kalau pembicaraan lewat WhatsApp pada ke-2 orang itu adalah hasil rekayasa.

Menurut Maneger, umum menanti-nanti langkah tegas serta cepat Kepolisian RI dalam merampungkan masalah kekerasan atas Hermansyah. Pihaknya juga menekan Polri supaya tingkatkan koordinasi hingga jangan pernah ada pernyataan oknum-oknum aparat yang mendahului sistem penyelidikan. “Tidak ada alternatif lain, Kepolisian Negara untuk mengusut masalah ini dengan profesional serta transparan dan selekasnya membawa aktor intelektual, motif serta aktornya ke ruangan jelas sistem hukum, ”

Baca Juga  Pelaku Penusukan Hermansyah Akui Menyesal