SHARE

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyebut Anggota DPR Teguh Juwarno, Senin (10/7/2017).

Teguh juga akan kembali di check berkaitan masalah sangkaan korupsi project e-KTP.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, Teguh juga akan jadi saksi untuk Andi Agustinus dengan kata lain Andi Narogong, entrepreneur pelaksana project e-KTP sebagai tersangka.

” Di check jadi saksi untuk tersangka AA, ” kata Febri, waktu di konfirmasi Senin.

Febri menyebutkan, terkecuali Teguh, KPK juga menyebut bekas Anggota DPR RI periode 2009-2013 sekalian bekas menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Reformasi Birokrasi Th. 2004-2009 Taufiq Effendi.

Taufiq juga di check jadi saksi untuk tersangka Andi Narogong pada masalah e-KTP.

Teguh disangka terima 167. 000 dollar AS dari project e-KTP.

Dalam surat dakwaan Jaksa KPK, Teguh disangka ikut serta dalam masalah sangkaan korupsi e-KTP.

Menurut KPK, politisi PAN itu satu diantara pimpinan Komisi II DPR yang turut dalam pertemuan pada Mei 2010.

Pertemuan itu di gelar sebelumnya dikerjakan rapat dengar pendapat pada Kementerian Dalam Negeri serta Komisi II DPR.

Pertemuan itu di hadiri Irman, Sekretaris Jenderal Kemendagri waktu itu, Diah Anggraini serta Mendagri waktu itu Gamawan Fauzi.

(baca : Teguh Juwarno Nilai Bagi-bagi Uang E-KTP Tidak Masuk Akal, Ini Argumennya)

Diluar itu, sebagian anggota DPR seperti Chaeruman Harahap, Taufik Efendi, Ganjar Pranowo, Ignatius Mulyono, Mustoko Weni, serta Arief Wibowo.

Pertemuan ini di hadiri juga oleh Muhammad Nazaruddin serta entrepreneur Andi Narogong.

Dalam pertemuan itu, Mustoko Weni mengemukakan kalau Andi Narogong juga akan jadi entrepreneur yang kerjakan project e-KTP.

Mustoko juga menanggung Andi juga akan memberi beberapa fee pada anggota DPR serta petinggi di Kemendagri.

Teguh telah menyanggah ikut serta korupsi project e-KTP.