SHARE

Kontrol masalah suap petinggi Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berkaitan pemberian opini lumrah tanpa ada pengecualian (WTP) di Kementerian Pembangunan Desa Ketinggalan serta Transmigrasi selalu berlanjut.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menyebut tiga orang dari pihak BPK untuk di check jadi saksi untuk Rochmadi Saptogiri, petinggi BPK yang jadi satu diantara tersangka masalah suap ini.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebutkan, tiga orang dari pihak BPK yang di panggil jadi saksi yaitu Kasub Tim 2 Fitriyadi, PNS/Auditor BPK Andi Bonanganom, serta PNS di bagian Pemeriksa Keuangan BPK RI Sri Rahayu Pantjaningrum.

” Ketiganya jadi saksi untuk tersangka RSG (Rochmadi Saptogiri), ” kata Febri, waktu di konfirmasi, Rabu (12/7/2017).

KPK terlebih dulu menyimpulkan ada sangkaan tidak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji berkaitan dengan kontrol BPK RI pada neraca keuangan Kemendes PDTT th. biaya 2016.

KPK temukan sangkaan korupsi berbentuk suap berkaitan pemberian opini lumrah tanpa ada pengecualian (WTP) oleh BPK RI pada neraca keuangan Kemendes PDTT itu.

Pihak yang disangka berikan suap yaitu Irjen Kemendes Sugito, petinggi Eselon III Kemendes Jarot Budi Prabowo (JBP).

Sesaat pihak yang disangka terima suap yaitu Rochmadi serta Auditor BPK Ali Sadli. Keempatnya telah jadi tersangka masalah suap ini.