SHARE
Aliran dana e-KTP jelas menuju ke Kemendagri

Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan, mereka tidak akan berhenti pada empat tersangka saja dari proses hukum kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Kemendagri yang tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Untuk itu KPK akan terus memantau dan mencermati fakta yang berkembang di persidangan kasus ini.

Penetapan tersangka baru akan dilakukan setelah penyidik memiliki dua alat bukti atau cukup.

Sejauh ini KPK sudah menetapkan empat tersangka, yakni Irman, Sugiharto, serta Andi Agustinus atau Andi Narogong dan Miryam S.Haryani, politisi Hanura yang mantan anggota Komisi II DPR RI periode 2009-2014.

mirkui
Miryam S Haryani

KPK membentuk tim khusus untuk mengawasi dan memonitor jalannya persidangan, serta mendalami seluruh fakta di persidangan demi menjerat tersangka-tersangka baru.

Beberapa orang dari tim khusus KPK terlihat berada di ruang persidangan Kamis (6/4), yang menghadirkan 10 orang saksi termasuk politisi DPR seperti Setya Novanto, Ade Komarudin, Markus Nari dan mantan ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Tim bentukan KPK melakukan pemantauan secara serius, mencermati fakta yang berkembang di persidangan, serta kemudian melakukan penyidikan intensif untuk menetapkan tersangka lainnya.

KPK meminta masyarakat bersabar dan memberikan waktu pada penyidik KPK untuk menuntaskan perkara e-KTP ini.

Baca Juga  Telaah Keterangan Tidak Benar Miryam S Haryani dan Kesaksian Palsu Anton Taufik