SHARE
Andi Narogong, tokoh kunci dalam kasus e-KTP.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memerika delapan saksi terkait dugaan korupsi proyek e-KTP Kemendagri untuk tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong.

Pemeriksaan ke-8 saksi ini seluruhnya dilakukan di gedung KPK, pada Rabu kemarin dan Kamis (30/3) ini.

Empat saksi diperiksa hari Rabu, yakni ‎ Anang Sugiana Sudihardjo, Direktur Utama PT Quadra Solution, Achmad Fauzi, Direktur PT Quadra Solution, serta  Yosef Sumartono, pensiunan PNS, mantan staf Ditjen Dukcapil, Direktorat Catatan Sipil Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil,  dan Dede Tatang pegawai swasta di PT Energia Transmedia, office Boy di lantai 4 Direktorat Pengelolaan administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil‎.

anang
Anang Sugiana Sudihardjo, Direktur Utama PT Quadra Solution

Sementara empat saksi yang diperiksa hari ini adalah Benny Akhir (swasta)‎, Dian Hasanah, PNS staf Subdit Monitoring Evaluasi dan Pengawasan Kependudukan Direktorat Perkembangan Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, serta Suciati, Pensiunan PNS Ditjen Dukcapil Kemendagri,  dan Kurniawan Prasetya Atmaja, PNS/Kepala Seksi Biodata NIK dan Kartu Keluarga Direktorat Pendaftaran Pendudukan Ditjen Dukcapil.

Keseluruhannya diperiksa karenaa diduga mengetahui adanya dugaan korupsi pada kasus  e-KTP ini.

Pemeriksaan terhadap ke-8 saksi berkaitan dengan langkah KPK yang membuka penyidikan baru di  kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Andi Agustinus‎ alias Andi Narogong, yang adalah penyedia barang dan jasa di Kementerian Dalam Negeri.

yayan2
Dua terdakwa kasus e-KTP, Irman & Sugiharto

Sementara dua tersangka lainnya adalah Irman dan Sugiharto,  kini statusnya adalah terdakwa, dan tengah menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Untuk Andi Narogong, dia dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 jo Pasal 64 KUHP.

Baca Juga  Andi Narogong Dikonfrontir dengan Irman & Sugiharto

‎Nama Andi Narogong ini kerap disebut dalam dakwaan terhadap Irman dan Sugiharto. Andi Narogong disebut sering mengerjakan proyek pemerintah. Ia juga dikenal dekat dengan Gamawan Fauzi, yang kala proyek e-KTP digulirkan menjabat Mendagri.

Dalam dakwaan tim jaksa KPK Andi Narogong disebut memberikan sejumlah uang pada anggota DPR seperti Anas Urbaningrum, Ganjar Pranowo, dan lainnya.

Bahkan Andi juga pernah memberikan uang pada Gamawan Fauzi melalui adiknya, Afdal Noverman pada Maret 2011