SHARE

Jakarta – KPK menepis tudingan anggota pansus angket M Misbakhun yang mengatakan pengangkatan 17 penyidik KPK tidak sah. KPK menyatakan pengangkatan penyidik KPK sesuai sama ketentuan.

” Tak ada yang menyimpang. Penyidik diangkat serta diberhentikan oleh pimpinan KPK sesuai sama UU KPK, ” tutur Wakil Ketua KPK Alexander Marwata waktu dihubungi, Selasa (10/7/2017).

Masalah pengangkatan penyidik dari Polri, Alexander menyatakan KPK dengan resmi memajukan keinginan keperluan penyidik. Penyidik yang diangkat dari Polri lebih dahulu diberhentikan dengan hormat jadi penyidik Polri.

” Bukanlah diberhentikan jadi Polri, namun jadi penyidik Polri mereka diberhentikan. Sama saja jadi auditor di BPKP mereka status petinggi fungsional jadi auditor BPKP diberhentikan, jadi (bertugas) di KPK, ” sambung Alexander.

Polri nanti juga akan lakukan seleksi di internal serta akhirnya diserahkan ke KPK. Sistem seleksi lalu berlanjut sekali lagi di KPK.

” Semuanya penyidik yang diangkat serta diberhentikan oleh pimpinan KPK serta semuanya ada SK pengangkatan. Bila dari bagian ketentuan perundang-undangan tidak ada masalah, ” tutur Alexander.

Misbakhun terlebih dulu mengatakan 17 penyidik KPK dari institusi Polri diangkat dengan menyalahi prosedur. Temuan ini didapat Pansus Angket KPK dari Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) sekian waktu lalu.

” Saya memegang audit BPK, bagaimana 11 penyidik diangkat dengan menyalahi ketentuan. Lalu ada pimpinan KPK bersurat ke Kapolri untuk memohon tanggal mundur pengangkatan serta pemberhentian mereka (anggota Polri), ” kata Misbakhun di gedung DPR, Senin (10/7).

Baca Juga  Presiden Saja Diawasi, Apalagi KPK, yang Sudah Dianggap Gagal