SHARE

Sukabumi – Pasien yang disangka alami sindrom Stevens-Jhonson (SJ), Ai Fatimah (41), wafat dunia. Warga Sukabumi itu kulitnya melepuh. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi masih tetap menelusuri penyebabnya keadaan badan Ai Fatimah melepuh ini karna keracunan obat atau hal-hal lain.

Pasein itu tutup umur di RSUD R Syamsudin SH, Rabu (12/7/2017) pagi. Kadinkes Kota Sukabumi Rita Nenny mengatakan keadaan Ai Fatimah memanglah telah kronis. Keadaan itu tampak waktu Rita menjenguk Ai Fatimah pada Selasa (11/7) tempo hari.

” Saya terlebih dulu telah berikan dengan berat hati ke pihak keluarga bila keadaan ibu (Ai Fatimah) telah berat. Keadaannya cocok saya simak di ICU, kesadarannya telah alami penurunan, ” kata Rita pada di kantor Dinkes Kota Sukabumi, Jalan Surya Kencana No. 45.

Berkaitan penyebab sindrom SJ, Rita mengatakan dalam dokumen kontrol medis tertulis bila Ai terlebih dulu konsumsi makanan yang disangka bereaksi hingga menyebabkan terjadinya sindrom SJ.

” Dalam dokumen service puskesmas pembantu, ibu ini sedang berproses penyembuhan. Ia datang mengeluh panas, batuk serta masalah kulit. Kita juga akan tidak menyalahkan, beberapa rekanan di puskesmas memberi obat-obatan menyingkirkan tanda, ” papar Rita.

Ia menerangkan, sindrom SJ dipicu aspek keadaan serta pemicunya dapat tidak sama, termasuk juga ketahanan dari penderitanya. ” Siapapun dapat terkena, termasuk juga di lingkungan tenaga kesehatan, pemicunya ketergantungan reaksi hipersensitif ini tidak sama. Kita juga akan kaji serta kemas dokumen-dokumen yang ada untuk disiapkan investigasi epidemiologi jadi bahan edukasi juga nantinya, ” tutur Rita.

Jasad Ai Fatimah dibawa keluarga ke tempat tinggal duka memakai ambulans RSUD R Syamsudin SH. Jenazahnya dikebumikan ditempat pemakaman umum (TPU) setempat.