SHARE

Mahkamah Agung (MA) menampik kasasi jaksa Kejari Surabaya atas bebasnya La Nyalla Mahmud Matalitti dalam masalah korupsi dana hibah Kadin Jawa timur. Putusan MA itu termuat dalam info perkara di situs situs MA yang diupload Rabu (19/7/2017) malam.

Di situs itu diterangkan, perkara bernomor 765 K/PID. SUS/2017 itu diputus tiga Hakim Agung, Prof. Dr. Mohamad Asyikin, SH, Dr. Leopold Luhut Hutagalung, SH serta Prof. Dr. Surya Jaya, SH, M. Hum.

Dengan ditolaknya permintaan kasasi jaksa, kata anggota tim kuasa hukum La Nyalla, Soemarso, jadi perkara korupsi dana hibah Kadin yang dituduhkan pada clientnya sudah usai.

” Client kami dengan hukum tidak dapat dibuktikan tidak mematuhi hukum seperti dakwaan jaksa, ” tuturnya Kamis (20/7/2017).

Walau belum juga memperoleh salinan putusan dengan resmi, Soemarso mengatakan putusan itu telah berkekuatan hukum tetaplah. Hingga menurutnya telah tak ada sekali lagi kelanjutan narasi atas perkara itu.

Atas putusan itu, dia mengharapkan pihak kejaksaan lakukan kewajibannya dengan hukum yaitu, memulihkan nama baik La Nyalla di muka umum.

” Kami berharap nama Pak Nyalla selekasnya dipulihkan, ” ucapnya.

Terlebih dulu Majelis Hakim PN Jakarta Pusat memutus La Nyalla bebas pada 27 Desember 2016. Sepanjang sistem hukum, bekas Ketua Umum PSSI itu sempat juga dipenjara sepanjang 7 bln..