SHARE

Surabaya – Ketua Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla M Mattalitti sudah melakukan perkara masalah dana hibah kadin serta sampai diputus bebas dan kasasi permintaan jaksa tidak diterima Mahkamah Agung. La Nyalla yang pernah melakukan penjara 7 bln. itu optimis memandang Pilgub Jawa timur 2018.

” Saya rasa, saya memperoleh ujian dari Allah. Semoga saya juga akan diberi hadiah jadi Gubernur Jawa Timur (2018-2023), ” kata La Nyalla M Mattalitti di Graha Kadin Jawa timur, Jalan Bukit Darmo, Surabaya, Kamis (20/7/2017).

Menurut La Nyalla, putusan MA menampik kasasi permintaan jaksa itu tidak cuma hadiah awal dianya maju jadi Cagub Jawa timur. ” Ini bukanlah hadiah awal. Ini hadiah serta pemberian sertifikat ketika dilantik jadi Gubernur Jawa Timur, ” katanya.

La Nyalla diputuskan tersangka oleh Kejati Jawa timur karna disangka ikut serta dalam masalah dana hibah kadin. La Nyalla pernah mendekam di penjara sepanjang tujuh bln..

Lalu, Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat mengambil keputusan La Nyalla bebas karna tidak dapat dibuktikan korupsi. Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Jawa timur tidak terima dengan ketentuan itu sampai memajukan permintaan kasasi ke Mahkamah Agung.

MA menampik permintaan kasasi JPU. Perkara bernomor 765 K/PID. SUS/2017 itu diputus oleh tiga Hakim Agung yaitu, Prof Dr Mohamad Asyikin SH,. Dr Leopold Luhut Hutagalung, SH. Prof Dr Surya Jaya SH, MHum.

” Jadi, bila ingin jadi Gubernur Jawa Timur dipenjara dahulu. Bung Karno jadi Presiden RI juga dipenjara dahulu, ” tutur Nyalla.

Ia memberikan, dianya percaya diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Ia mencontohkan, Nabi Yusuf AS diangkat derajatnya sesudah dipenjara sepanjang 7 th..

Baca Juga  PKB Minta Khofifah Fokus di Kemensos Usai Dorong Gus Ipul di Pilgub

” La Nyalla cukup 7 bln. saja (dipenjara). Keluar jadi Gubernur Jawa Timur. Insyallah, ” katanya.

Mencari Cawagub Muda

La Nyalla optimis bisa dipilih jadi Gubernur Jawa timur di Pilgub Jawa timur. Untuk menjangkau maksudnya itu, La Nyalla juga akan mencari pasangannya jadi Wakil Gubernur dari kelompok muda.

” (Cawagub) dari anak muda. Di Jawa Timur ini yang bagus bila tidak Mas Anas (Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas), ya Mas Emil (Bupati Trenggalek Emil Dardak). Itu saja, ” kata La Nyalla.

La Nyalla mengakui telah berkomunikasi dengan Anas ataupun Emil. Bahkan juga, pada 27 Juli 2018 yang akan datang, dianya juga akan melantik pengurus Kadin Kabupaten Trenggalek.

” Keduanya seringkali ketemu saya. Kelak tanggal 27 Juli, saya ketemu Mas Emil, kebetulan ada pelantikan kadin di Trenggalek. Bln. puasa tempo hari telah ketemu sama Mas Anas, ” tuturnya.

La Nyalla miliki argumen mencari cawagub dari kelompok muda. Menurut dia, banyak pertimbangan hingga dia menginginkan cawagub dari kelompok muda.

” Saya mesti mencari anak muda. Bila keduanya sama tua, kelak kopontal-pontal (tergopoh-gopoh), ” tuturnya.

” Satu diantaranya, saya suruh jagalah kantor. Saya banyak ke lapangan. Saya ingin tidur bersama rakyat di daerah. Itu saja, ” tuturnya.

Menurut La Nyalla, dianya telah berkomunikasi dengan Partai Gerindra. PAN, dan PKS. Apa tanda dari partai-partai itu?

” Insyaallah nyambung. Partai itu kan tentu mencari kadindat yang elektabilitasnya tinggi. Saya percaya, akan miliki elektabilitas tinggi, ” katanya.