SHARE
KPK saat rapat dengar pendapat dengan Komisi II di gedung DPR, selalu ketakutan terhadap hak angket.

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tidak bisa menjaga wibawa hukum.

Mereka juga gemar dan begitu mudahnya mengumbar pernyataan ke publik.

Hal itu yang antara lain membuat gusar anggota Komisi III DPR, yang membidangi masalah hukum.

Masinton Pasaribu adalah salah satu anggota Komisi III yang paling geram dengan kinerja pimpinan KPK saat ini.

“Kenapa KPK suka membocorkan hal-hal yang sensitif ke media?” Masinton balik bertanya ke media, Kamis (27/4) di Senayan.

toton
Masinton Pasaribu

“Hancur negara ini kalau cara penegakkan hukum seperti itu,” tegas Masinton

Masinton mengaku masih kesal dengan pernyataan pimpinan KPK terkait adanya sejumlah anggota Komisi III yang menekan Miryam dalam kasus e KTP.

“Kalian sebut ada anggota Komisi III yang tekan Miryam. Siapa?” Masinton terlihat marah.

“Sebut saja sekalian. Jangan kalian pikir politisi itu bandit semua! Jangan bicara soal keberanian. Kami juga berani,” tegas Masinton.

Dalam rapat kerja antara Komisi III dengan KPK, pekan lalu, Masinton juga menumpahkan kemarahannya kepada pimpinan KPK.

Raker Komisi III dengan KPK itu digelar dua hari berturut-turut, yakni Selasa dan Rabu malam.

Suasana raker cukup panas. Sejumlah anggota Komisi III mengritik kinerja KPK.

Bahkan saat tanya jawab interaktif soal kekisruhan adanya SP 2 untuk Novel Baswedan Komisioner KPK dihujani pertanyaan sengit oleh para anggota Komisi III.

Baca Juga  Dewan Pembina & Dewan Pakar Solid Dukung Setya Novanto, Juga untuk Ajukan Praperadilan