SHARE

Sangat mudah untuk melumpuhkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Pangkas saja anggarannya!

Cuma satu hal itu yang perlu dilakukan oleh DPR untuk melumpuhkan KPK. Memangkas anggarannya setiap tahun.

Adalah Asrul Asni yang menyampaikan “senjata rahasia” itu.

DPR kalau memang berniat atau mau melumpuhkan KPK tidak perlu sampai harus revisi undang-undang, yang pastinya sangat membuang waktu dan tenaga.

Cara terampuh adalah dengan memotong anggarannya, memutilasi anggaran yang diinginkan.

Pemotongan anggaran KPK lebih ampuh daripada merevisi UU KPK, karena tahapan yang dilalui membutuhkan waktu yang lama.

asrul
Asrul Sani.

Revisi terlalu lama, anggaran saja dipotong, dan tidak memerlukan waktu yang lama, kata Asrul Sani, anggota Komisi III DPR yang juga Sekjen PPP.

Selama ini semua fraksi di DPR RI tidak pernah protes terkait anggaran yang diajukan oleh KPK.

Namun, sejak ada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap tujuh indikasi pelanggaran yang dilakukan KPK, anggota Komisi III DPR kedepannya lebih berhati-hati.

Asrul Sani dan koleganya di Komisi III selama ini mungkin merem melihat anggaran yang diajukan KPK. Itu karena begitu percayanya mereka pada KPK. Tugas KPK adalah melakukan pencegahan korupsi, jadi semua tidak sampai berpikir kalau KPK akan melakukan penyimpangan.

Temuan BPK terhadap adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran KPK inilah yang menjadi landasan digulirkannya hak angket untuk pembentukan pansus KPK.

Jadi, keberadaan hak angket untuk pembentukan pansus KPK ini bukan hanya karena kasus e-KTP.

Baca Juga  Gerindra dan PKS, Tolak Hak Angket Semata Demi Pencitraan