SHARE

Jakarta – Peraturan Presiden (Perpres) sekolah 5 hari tengah dibicarakan Istana. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin inginkan ada penguatan pada madrasah serta pondok pesantren (ponpes) pada Perpres itu nanti.

” Dasarnya, madrasah diniyah malah mesti dikuatkan terkecuali juga pernyataan pada kehadiran mereka. Peran madrasah diniyah, termasuk juga pondok pesantren yang ada, itu begitu mengagumkan dalam memberi basic pendidikan ciri-khas pada semua anak bangsa, ” tutur Lukman di Muktamar PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/7/2017).

Karenanya, Lukman tidak ingin ada kebijakan yang bertolakbelakang dengan misi serta maksud madrasah diniyah serta ponpes. Pada Perpres sekolah 5 hari yang tengah dibicarakan, Lukman ingin ada peneguhan atas kehadiran ponpes serta madrasah.

” Jangan pernah ada kebijakan satu juga yang bertolak belakang dengan misi serta maksud pesantren serta madrasah diniyah. Perpres mesti benar-benar dapat berikan peneguhan atas pondok pesantren serta madrasah, namun juga penguatan, ” tutur Lukman.

Waktu di tanya pernyataan seperti apa yang diingin dianya pada madrasah serta ponpes, Lukman mengatakan pernyataan itu yaitu pemerintah melibatkan madrasah serta ponpes dalam memperkuat pendidikan ciri-khas bangsa. Diluar itu, dia juga menginginkan nama ponpes serta madrasah dimaksud dalam tiap-tiap regulasi yang di buat pemerintah dalam soal pendidikan.

” Pasti pernyataan kalau dalam usaha memperkuat pendidikan ciri-khas jadi mesti melibatkan madrasah diniyah. Dengan madrasah dimaksud dalam regulasi jadi itu intinya yaitu pernyataan sekalian penguatan, ” papar Lukman.

” Prasarananya, SDM-nya, bukan sekedar guru namun tenaga kependidikan yang beda juga di beri fasilitasi serta support, hingga eksistensinya makin menguat, ” tutupnya.

Terlebih dulu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut beberapa menteri ke Istana pada Selasa (18/7) kemarin. Pertemuan itu mengulas pengaturan Ketentuan Presiden (Perpres) yang mengatur proses pendidikan ciri-khas di sekolah atau yang seringkali dijelaskan jadi ‘sekolah 5 hari’.

Baca Juga  Selamatkan Al-Aqsha, Menag Desak PBB dan OKI Adakan Sidang

” Presiden mengundang kami untuk membahas tindak lanjut dari Permendikbud mengenai pendidikan ciri-khas itu lantas lalu dituangkan jadi Perpres. Jadi kita tengah mempersiapkan rancangan Perpres berkaitan dengan penguatan ciri-khas, ” kata Lukman selesai pertemuan di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (18/7).

Dalam pertemuan itu ada juga Menko PMK Puan Maharani serta Mendikbud Muhadjir Effendy. Pertemuan berjalan lebih kurang sepanjang 75 menit. Puan didapuk untuk mengkoordinasikan pengaturan Perpres itu. Tetapi Lukman belum juga dapat meyakinkan kapan Perpres itu juga akan terbit.