SHARE

BOGOR — Menteri Pertahanan (Menhan) RI Ryamizard Ryacudu menyayangkan, masih tetap ada kesan ego bidangal dalam perlakuan terorisme. Menurut dia, penumpasan terorisme tidak dapat dikerjakan lembaga pemerintah semata, namun semua elemen sampai warga sipil.

Ryamizard menyebutkan terorisme yaitu musuh semuanya manusia, bangsa. Tidak cuma musuh polisi, TNI maupun satu kelompok saja.

” Ini yang kurang dipahami, ada ego bidangal untuk memusnahkan ISIS, terkadang saya tidak sama pendapat, ” kata Menhan RI waktu buka Indonesia International Defense Science Seminar (IIDS) di Hotel Aston, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Ranu (12/7).

Gosip terorisme, menurut dia makin berkembang masuk step memperihatinkan. Termasuk juga masalah ISIS yang akan berkembang didunia atau mengglobal. Menurut Bekas KASAD serta Panglima KOSTRAD itu, penumpasan terorisme tidak dapat dikerjakan dengan parsial.

” Jadi mari kita bersama. Berulang-kali saya ke negara beda tentu yang dibicarakan problem teroris. Ini mesti diatasi dengan. Disini masih tetap intruksi ini, itu, masih tetap tidak terang, ” tutur Menhan.

Menhan RI malas berkomentar selanjutnya waktu di tanya tentang ketidakjelasan instruksi itu apakah terkait dengan UU Terorisme atau tidak? Yang pasti, menurut Menhan, teroris mesti jadi musuh yang diperangi semua bangsa.

” Saya bicarakan dari Aceh hingga Papua, di Filipina saya juga ngomong, kita perang melawan ISIS. Jangan sampai takut, ” tuturnya.

Baca Juga  Teroris Bisa Masuk ke Ormas dan Lembaga Pemerintah Ungkap Menko Polhukam