SHARE

Sales Marketing Manager PT Korinus, Endra Nirwana menyebutkan, mulai sejak di ketahui ada product mie instan asal Korea memiliki kandungan DNA khusus babi, penjualan product Samyang yang di-import PT Korinus alami penurunan.

Product mi Samyang yang di-import oleh PT Korinus sudah dinyatakan tidak memiliki kandungan babi dengan kata lain halal.

” Jadi mulai sejak berita itu mengedar sampai hari ini penjualan kami telah turun sekitaran 30 %, ” katanya pada Kompas. com, Senin (10/7/2017).

Ia mengira masalah penarikan product mie instan asal Korea oleh PT Koin Bumi itu membuat orang-orang jadi sangsi untuk beli product yang di-import oleh PT Korinus.

” Walau sebenarnya produknya pastinya berlainan, product kami telah dapat dibuktikan tidak memiliki kandungan DNA khusus babi, ” katanya.

Kehalalan product mie instan Samyang dengan rasa Hot Chicken Ramen serta Cheese Hot Chicken Ramen ini dibenarkan oleh Kepala Balai Besar POM DKI Jakarta, Dewi Prawitasari.

” Saya telah konfirm ke BPOM. Kalau mi Samyang yang di-import oleh PT Korinus masih tetap bisa mengedar. Karna hasil uji sebagian product itu negatif DNA babi, ” tutur Dewi lewat info tertulis.

Terlebih dulu PT Korinus menyatakan lewat konferensi pers kalau Samyang dengan rasa Hot Chicken Ramen serta Cheese Hot Chicken Ramen adalah product halal karna telah mengantongi label halal dari Korea Muslim Federation (KMF).

Sekarang ini, PT Korinus masih tetap mengurusi sertifikat halal pada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ke-2 product itu telah mengedar di orang-orang karna telah memperoleh izin edar dari Tubuh Pengawas Obat serta Makanan (BPOM).