SHARE

LOS ANGELES — Alvaro Morata memperoleh penghormatan paling akhir dari beberapa rekanan serta staf Real Madrid saat berpamitan untuk pergi gabung dengan Chelsea. Berkunjung ke markas latihan pramusim Madrid di UCLA, Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (20/7), Morata berpamitan dengan seluruh beberapa rekanan yang juga akan ia tinggalkan.

Diambil dari situs resmi Madrid, Morata lebih dahulu berkunjung ke dahulu ruangan kerja Madrid yang di isi oleh beberapa staf. Lalu, striker 24 th. ini menuju lapangan untuk berjumpa dengan pelatih Zinedine Zidane serta scuad Los Blancos yang lain. ” Beberapa staf serta pemain mengelu-elukan Morata serta bertepuk tangan jadi tanda perpisahan, ” catat Madrid, diambil Kamis.

Selesai lakukan perpisahan, Morata saat ini menyatakan tidak sabar untuk selekasnya gabung dengan rekan-rekannya di Chelsea. Sekarang ini, Chelsea tengah ada di Beijing, Cina, untuk bersiap melakukan pertandingan pramusim melawan Arsenal akhir minggu kelak. ” Saya berharap dapat memberi yang paling baik di Chelsea. Saya mesti selalu tumbuh, bila tidak saya tidak juga akan sekali lagi eksis, ” kata Morata.

Tentang nasibnya di Madrid yang senantiasa terbuang walau tunjukkan kemampuan hebat, Morata mengakui tidak sakit hati. Ia jadi mendoakan Madrid selalu untuk berjaya di beberapa th. mendatang.

Morata juga menyatakan, walau sering jadi cadangan musim kemarin, ia tidak menaruh amarah pada pelatih Zinedine Zidane. ” Saya berterima kasih padanya untuk semua, saya berharap dia mujur th. ini, ” kata Morata.

Chelsea diberitakan sepakat membayar 70 juta pound atau Rp 1, 2 triliun untuk menghadirkan Morata. Madrid melepas eks striker Juve ini karna tidak memandangnya jadi pilihan paling utama. Musim kemarin Morata hanya 14 kali jadi starter di arena La Liga Spanyol. Walau sebenarnya, Morata mampu membuat 15 gol untuk membawa Los Blancos jadi juara.

Baca Juga  Chelsea Yakin Mampu Datangkan Morata Ke Stamford Bridge

Ini jadi kali ke-2 untuk dia meninggalkan Madrid. Tiga th. lantas, ia sempat juga pergi ke Juventus sesudah Madrid menjualnya. Namun, Madrid kembali membelinya dua th. lalu karna lihat bakat eks product akademinya ini selalu berkembang.