SHARE

Partai Golkar sedang fokus memenangkan Pilkada serentak 2018 dan menyongsong kemenangan pemilihan umum legislatif, serta pemilu presiden 2019.

Intinya, Golkar sedang konsolidasi mempersiapkan, menyongsong kemenanangan pilkada 2018 dan menyongsong kemenangan pileg dan pilpres dengan target mempertahankan Presiden Jokowi,

Jadi, tidak ada lab, lub, lab, lub, lab, lub. Tidak ada munaslub di internal Partai Golkar.

Itulah istilah sekaligus penegasan dari Nusron Wahid, salah satu generasi muda Partai Golkar yang berpengaruh, menyikapi dinamika yang  berkembang di tubuh partai akbar ini.

“Kami sedang konsolidasi mempersiapkan, menyongsong kemenangan pilkada tahun 2018 dan menyongsong kemenangan pileg dan pilpres (untuk menangkan) Pak Jokowi 2019. Bahasanya menyongsong kemenangan,” ujar Nusron Wahid yang juga ketua BNP2TKI tersebut.

Nusron Wahid mengkritisi adanya keinginan dari segelintir tokoh muda Partai Golkar lainnya, yang menghendaki diadakannya munaslub.

“Kita harus kembalikan semuanya ke asas praduga tak bersalah. Kan tidak ada pengumuman apa-apa dari KPK. Lagian baru diduga, semua orang bisa ngomong. Namanya praduga bisa-bisa saja,” Nusron Wahid menegaskan.

nusronsetya

Ia kemudian menegaskan kembali pernyataan dari Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Ir.Aburizal Bakrie dan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono, yang sama-sama menekankan bahwa kepengurusan Partai Golkar dibawah kepemimpinan Setya Novanto didukung penuh.

“Pak ARB dan Pak Agung sudah menegaskan pula, tidak akan ada munaslub. Elite partai sangat solid, semua mendukung Pak Setya Novanto. Jadi sebenarnya tidak perlu ada yang resah,” Nusron Wahid menegaskan.

Pernyataan senada juga disampaikkan oleh Setya Novanto yang Minggu (26/3) sore menghadiri perayaan ulang tahun ke-68 Agung Laksono di jalan Cipinang  Cempedak II, Jakarta Timur.

“Enggak ada masalah itu, enggak ada masalah,” kata Setya Novanto.

Baca Juga  KPK dan JPU, Hanya Mencari Cari Kesalahan Pejabat Tertentu dalam kasus e-KTP

 

Jadi, jangan resah generasi muda Golkar.