SHARE
Di Indramayu, ternyata terdapat tradisi unik membangunkan sahur yang dinamakan Obrog. Seperti apa?

Di Indramayu, ternyata terdapat tradisi unik membangunkan sahur yang dinamakan Obrog. Seperti apa?
Di Indramayu, ternyata terdapat tradisi unik membangunkan sahur yang dinamakan Obrog. Seperti apa?
Setiap daerah mempunyai tradisi unik pada saat bulan Ramadhan atau bulan Puasa. Tradisi tersebut tidak hanya ngabuburit atau berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa. Tapi di daerah Indramayu dan Cirebon ada tradis unik yang masih dilakukan oleh sebagian warganya yakni tradisi obrog.
Obrog adalah seni tradisional dengan alunan musik dan lirik yang biasa dilakukan pada waktu-waktu tertentu seperti sebelum Lebaran atau setelah lebaran. Tapi pada saat puasa biasanya dilakukan untuk membangunkan warga saat waktu sahur. Tradisi obrog sudah ada sejak puluhan tahun lalu, dan dianggap warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan.
Hanya saja, pada zaman dulu rombongan obrog menggunakan beduk atau kentongan Masjid atau Musalah untuk membangunkan warga pada saat sahur. Mereka biasanya keliling desa membangunkan warga untuk sahur. Biasanya mereka menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW.
Tapi seiring perkembangan jaman, tradisi obrog kini sudah mulai menggunakan alat musik modern. Di beberapa daerah di Kabupaten Indramayu sudah menggunakan alat musik seperti gitar, kendang, suling, dan organ tunggal serta menggunakan pengeras suara atau sound system dengan menyanyikan lagu-lagu qasidah, religi, tarling bahkan dangdut.
Rombongan musik tersebut biasanya dibawakan oleh sejumlah orang atau kelompok anak muda. Mereka rela keliling kampung dengan tujuan membangunkan warga pada saat waktu sahur.