SHARE

Sidang kasus dugaan korupsi pada proyek e-KTP Kemendagri digelar kembali Kamis (27/4) ini.

Ada 10 saksi yang akan dihadirkan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta.

Salah satunya, Olly Dondokambey.

Gubernur Sulawesi Utara ini mengakui, dirinya siap dihadirkan menjadi saksi.

Olly sudah menyatakan kesiapannya sejak pekan lalu.

Dia menyinggung hal itu saat berpidato pada salah satu rangkaian kegiatan Paskah Nasional, pekan lalu.

dondo“Saya siap maju menjadi saksi di sidang kasus e-KTP karena ini sudah menjadi resiko seorang pejabat. Sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, saya pasti akan hadir di persidangan itu,” jelas Olly saat itu.

Dihubungi Rabu (26/4) tadi malam, Staf Pribadi Gubernur Olly Dondokambey, Victor Rarung, menjelaskan bahwa undangan sebagai saksi di sidang e-KTP telah diterima Olly sejak 18 April lalu.

“Jadi pada sidang Kamis besok (hari ini,red) pukul 09:00 WIT pagi, Pak Olly siap hadir di persidangan,” ungkap Rarung saat dihubungi lewat telepon selular di Jakarta tadi malam.

Informasi itu ikut dibenarkan Kabag Humas Pemprov Sulut, Roy RL Saroinsong.

Sebelumnya, awal April ini politisi PDI-Perjuangan itu sudah diundang menjadi saksi di sidang yang sama.

Namun, karena ada beberapa tugas kedinasan yang tak kalah penting di daerah, serta belum menerima undangan langsung, Olly batal hadir.

kokor

“Kalau sudah ada undangannya, pasti saya akan hadir sebagai saksi,” tegas Olly saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, saat hangat-hangatnya kasus ini pada permulaan sidang lalu, Olly telah memberikan keterangan pada sejumlah wartawan, baik cetak maupun elektronik.

Dia dengan tegas menampik ketika dirinya dikaitkan dengan kasus e-KTP.

Baca Juga  Pertemukan Olly Dondokambey dengan Andi Narogong

“Saya tidak kenal dengan Andi Narogong. Saya tidak pernah biacara apalagi bertemu dengannya. Soal e-KTP, tidak pernah dibahas di Banggar DPR-RI (saat Olly menjadi Wakil Banggar, red),” jelas Olly.

Ia pun mengaku akan selalu siap untuk dihadirkan sebagai saksi dalam siding kasus tersebut.

“Paling saya menjadi saksi sama seperti yang lalu dan saya siap akan untuk memberikan keterangan,” tutup Olly.