SHARE
Olly Dondokambey, tersangkut kasus Hambalang yang tengah diburu KPK.

Babak baru perangan antara KPK melawan PDIP kembali terbuka. Kepastian didapat setelah nama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey muncul dalam sidang perkara suap proyek Pusat Pelatihan Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat (Jabar).

Nama Olly disebut oleh JPU KPK, Ali Fikri, saat menanyakan kepada pegawai PT Metaphora Solusi Global, Muhammad Arifin. Saksi tersebut dihadirkan untuk terdakwa Andi Zoelkarnain Mallaranggeng atau Choel Malaranggeng.

Ali Fikri awalnya bertanya soal BAP Arifin yang menyebut nama Olly, apakah saksi mengenal Gubernur Sulit ini. Saksi mengaku mengenal Olly dan pernah bertemu dengannya, namun bukan terkait dengan urusan P3SON Hambalang. “Pernah bertemu, tapi tidak terkait proyek ini Hambalang. Hanya renovasi rumahnya, karena saya konsultan,” ucapnya.

Jaksa kembali menanyakan saksi terkait soal uang ratusan juta kepada Olly. Menurut jaksa, Olly memerlukan Rp 500 juta untuk acara di Bali. “Olly perlu Rp 500 juta untuk acara di Bali ?” Tanya Jaksa KPK.

Arifin membenarkannya, menurutnya Mantan Anggota Fraksi PDI-P itu memerlukan uang sebesar Rp 500 juta. ¬†“Iya, itu disampaikan ke pak Arief (Manajer Pemasaran PT Adhi Karya, M Arief Taufiqurrahman) ke saya,” katanya.

Permintaan uang Rp 500 juta itu disampaikan oleh staf Olly kepada Arifin. “Stafnya pak Olly yang sampaikan ke saya, butuh dana untuk di Bali. Saya kemudian sampaikan ke pak Arief. Tapi, saya tidak tahu realisasinya,” ujarnya.

Baca Juga  Olly Dondokambey Hadir di Sidang E-KTP Hari Ini