SHARE

Sesudah Rancangan Undang-Undang Pemilu disahkan jadi UU di DPR, Komisi Penentuan Umum juga akan mulai bagian persiapan untuk penentuan umum 2019.

Ketua KPU RI Arief Budiman menyebutkan, KPU mesti mulai bagian pemilu 2019 pada Agustus 2017.

Pasalnya, sesuai sama ketetapan dalam undang-undang, KPU mesti mulai bagian pemilu 20 bln. sebelumnya hari pengambilan suara.

KPU sudah menyetujui pengambilan suara juga akan dilangsungkan pada 17 April 2019.

” Dalam satu rapat kita telah setuju pengambilan suara telah juga akan dikerjakan bila saya tidak lupa pada 17 April 2019. Itu berarti Agustus kita mesti mulai, ” kata Arief, di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017).

Sesudah disahkan parlemen serta pemerintah, RUU itu juga akan diformalkan dengan dicatat pada lembaran negara.

Baru lalu dengan resmi jadi undang-undang serta bisa dipakai.

Dia mengharapkan sistem itu cepat usai. Sebab, bila dihitung sesuai sama hari kerja, saat yang tersisa untuk KPU cuma 1 minggu sekali lagi.

” Kami mengharapkan kurun waktu 1 minggu itu dapat dikerjakan semuanya, ” tutur Arief.

Arief menyebutkan, KPU juga tidak dapat segera mengeksekusi UU Pemilu meskipun telah jadi UU.

Sebab, sebagian pasal di UU itu mesti di buat turunan ketentuannya berbentuk Ketentuan KPU.

Dalam membuat Ketentuan KPU, mesti lewat konsultasi di DPR lewat rapat dengan pendapat.

Sebab, hasil putusan uji materi Mahkamah Konstitusi Pasal 9 huruf a Undang-Undang Nomor 10 Th. 2016 mengenai Pilkada cuma menghapus frasa mengikat.

” Jadi konsultasi tetaplah mesti dikerjakan, namun risalah, rangkuman, ketentuan didalam rapat konsultasi, itu terserah KPU kelak menindaklanjuti bagaimana, ” tutur Arief.

Arief menyebutkan, bila bagian pemilu molor dari saat yang ditetapkan, yaitu 20 bln. sebelumnya pengambilan suara, mungkin hal itu dipersoalkan di masa datang.

” Kalau kelak ada yang mempermasalahkan, ya silakan saja. Memanglah miliki potensi dipersoalkan. Undang-Undang perintahkan 20 bln., sesaat 20 bln. kita belum juga pasti telah siap running lho, ” tutur Arief.