SHARE

JAKARTA — Panitia Spesial Angket DPR pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga akan mengoptimalkan 60 hari kerja pansus angket dengan menyebut pihak yang relevan dengan penyelidikan angket KPK. Sebelumnya setelah bertandang ke Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK), narapidana masalah korupsi di Lapas Sukamiskin minggu lantas serta mengundang pakar hukum tata negara pada Senin (10/7), Pansus juga peluang mengagendakan menyebut bekas pimpinan KPK terdahulu.

Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan satu diantaranya Taufiequrachman Ruki. ” Mungkin, mungkin saja kita akan panggil Pak Ruki, kita dapat panggil beberapa beberapa nama yang barusan. Bagaimana kita menguber saat 60 hari ini supaya semuanya pihak juga di panggil dapat memberi pandangannya, ” tutur Agun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (10/7)

Hal semacam ini, kata Agun, vdemi mengonfirmasi beragam hal yang diketemukan pansus angket KPK dalam kunjungan terlebih dulu. Tetapi, Agun malas merinci temuan-temuan yang disebut itu.

” Karna beberapa hal dari temuan BPK, (Lapas) Sukamiskin ada beberapa data yang perlu di konfirmasi, serta di konfirmasi ada tertutup, menyangkut pribadi orang namun ada yang terbuka. Ini masuh di-keep (disimpan) semuanya. Perjalanan KPK jilid pertama, ke-2, ke-3, kita peroleh semuanya, ” katanya.

Tetapi, dia menyatakan, sistem pemanggilan pada pimpinan KPK terdahulu, tetaplah sesuai sama ketetapan perundangan. ” Berarti tidak seperti pekerjaan penyelidikan seseorang polisi kan, ” katanya.

Baca Juga  KPK Makin Ngawur Saat Jadi Alat Politik