SHARE
Idrus Marham, Skjen Partai Golkar, dukung Pansus KPK.

Sikap Partai Golkar dalam pembentukan Panitia Khusus Hak Angket KPK, makin jelas. Seperti dijelaskan  oleh Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Partai Golkar akan mendukung penguatan kinerja KPK secara kelembagaan.

“Partai Golkar menyerahkan, apapun keputusan di DPR RI, apakah ditunda atau dilanjutkan, tapi prinsipnya mendukung untuk penguatan kinerja KPK,” kata Idrus Marham di lokasi Rapimnas II Partai Golkar, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa.

Menurut Idrus, kalau ada pihak-pihak yang beranggapan usulan hak angket untuk melemahkan kinerja KPK, Partai Golkar sama sekali tidak berpikir seperti itu.

Sikap Partai Golkar terhadap usulan hak angket, menurut dia, adalah ingin agar kinerja KPK menjadi lebih kuat. “Terhadap usulan hak angket, DPP menerima laporan dari Fraksi Partai Golkar di DPR RI,” katanya.

Idrus juga menegaskan, DPP Partai Golkar sudah mengarahkan kepada fraksi untuk mendukung usulan hak angket jika semangat untuk menguatkan kinerja KPK secara kelembagaan.

Sebelumnya, rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI, Kamis (18/5), memutuskan menunda pembentukan panitia khusus (Pansus) hak angket DPR RI terhadap kinerja KPK.

Menurut Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto, penundaan tersebut, karena sampai pelaksanaan rapat Bamus, belum ada satupun fraksi yang menyampaikan daftar nama anggotanya untuk ditetapkan menjadi anggota Pansus hak angket.

Agus Hermanto menjelaskan, berdasarkan amanah UU No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) serta Tata Tertib DPR RI, bahwa usulan hak angket yang telah disetujui dalam rapat paripurna harus ditindaanjuti.

“Pimpinan DPR RI, memiliki waktu 60 hari untuk meindaklanjutinya, tapi jikna dalam waktu tersebut tidak memenuhi syarat maka usulan tersebut gugur,” katanya.

Baca Juga  Agun Gunandjar Sudarsa Ketua Pansus KPK