SHARE

BIAK — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) th. 2017 menyepakati pembukaan jalur atau rute angkutan tol laut untuk trayek T12 dengan rute Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya-Biak.

” Saran pembukaan rute angkutan Tol Laut Surabaya-Biak telah di setujui pemerintah pusat yakni Kementerian Perdagangan serta Kementerian Perhubungan, ” ungkap Asisten II Setda Biak Mahasunu di Biak, Rabu (12/7).

Ia mengatakan hal tersebut sesuai sama Ketentuan Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RA Tonny Budiono bernomor : AL108/3/17/DJPL-2017 mengenai Jaringan Angkutan Barang di Laut Th. 2017 tertanggal 22 Juni.

Mahasunu mengatakan keluarnya Ketentuan Dirjen Perhubungan Laut untuk menjawab saran serta keinginan entrepreneur distributor barang pokok pada Pemkab Biak Numfor serta Dinas Perindustrian Perdangangan.

” Trayek T12 tol laut juga akan melayani angkutan barang jalur Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya-Manokwari-Wasor-Nabire-Serui-Biak dan dari Biak-Serui-Nabire-Wasior-Manokwari serta Surabaya, ” ungkap Mahasunu.

Ia mengharapkan dengan disetujuinya rute T12 tol laut juga akan menolong keringanan serta kelancaran untuk entrepreneur distributor memasok keperluan bahan pokok di lokasi paling Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disamping itu, Kepala Dinas Perindustrian serta Perdagangan Biak Numfor Widiarto mengaku pembukaan Trayek Tol Laut Surabaya-Biak adalah satu keperluan paling disuruh entrepreneur penyuplai distributor bahan pokok.

” Ada taryek baru T12 tol laut begitu menolong penyaluran keperluan bahan pokok, ya ini adalah keinginan Pemkab Biak Numfor pada Menteri Perdagangan serta Menteri Perhubungan, ” ungkap Widiarto.

Widiarto mengharapkan dengan support angkutan tol laut jadi bisa menanggung kelancaran supply keperluan bahan pokok ke lokasi Biak-Supiori.

Sampai Rabu kesibukan service angkutan laut di Pelabuhan Biak terlihat jalan lancar melayani keperluan warga untuk pergi ke beragam daerah di lokasi Propinsi Papua serta Papua Barat.