SHARE

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengutamakan dalam penerimaan siswa baru hal yang terutama yaitu memprioritaskan warga yang ada di lingkungan sekitar sekolah.

” Yang perlu saat ini anak-anak yang dekat dengan lingkungan sekolah itu dapat di terima untuk sekolah, ” tutur Rahmat waktu lakukan sidak ke SMKN 2 Kota Bekasi, Ciketing Udik, Bantargebang Kota Bekasi, Selasa (11/7/2017).

Ia menerangkan, bila sekolah mementingkan atau terima cuma siswa yang berprestasi, jadi mesti lihat juga kondisi sekitar lingkungan sekolah. Sebab, banyak warga yang belum juga di terima sekolah.

” Bila diliat prestasinya di kampung gini, fasilitas serta prasarananya tidak ada. Bagaimana (siswa) dapat berprestasi. Jadi ngenes bila di lingkungan, di zonasi mereka tidak dapat masuk di sekolah negeri, ” kata Rahmat.

Rahmat mengimbau supaya jalur zonasi atau warga sekitaran yang menginginkan mendaftar sekolah lebih diprioritaskan. Sebab, SMA serta SMK di Kota Bekasi, kata Rahmat, sudah dibuat memakai pajak rakyat Kota Bekasi sepanjang berpuluh-puluh th..

Baca : Wali Kota Bekasi : Banyak Siswa di Kota Bekasi yang Belum juga Tertampung

Ia menyatakan, esensi dibuatnya SMKN 2 Kota Bekasi ini yaitu di buka untuk orang-orang Kecamatan Bantargebang.

” (Siswa yang di terima semestinya) yang segi domisilinya disini bukanlah yang tinggal di kabupaten beda, ” kata Rahmat.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi lakukan sidak ke SMKN 2 Kota Bekasi terkait pada Senin (10/7/2017) tempo hari sebagian warga sekitaran demo tentang penerimaan siswa baru, pada Selasa (11/7/2017).

Mengenai letak SMKN 2 Kota Bekasi ini bersebelahan dengan kabupaten beda, seperti Kabupaten Bogor serta Kabupaten Bekasi.

Untuk penerimaan siswa dari kabupaten beda, kata Rahmat, kuotanya sebesar 2, 5 %. Hingga warga yang ada di sekitaran sekolah mempunyai kesempatan yang semakin besar untuk di terima di sekolah itu.